Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Kenali Dua Tipe Investor Ini Sebelum Mencari Dan Menggandeng Investor

Dalam dunia investasi dan permodalan bisnis, ada istilah investor finansial (financial investor)  dan investor strategis (strategic investor atau strategic buyer). Dua tipe investor ini akan dijumpai ketika sebuah perusahaan sedang mencari mitra investor (non bank). Istilah ini juga akan muncul ketika seorang pemilik perusahaan sedang terpikir menjual perusahaannya, maka ia akan berhadapan dengan pilihan, apakah sebaiknya dijual ke financial investor atau ke strategic investor. 
Artikel ini menjelaskan beberapa perbedaan karakteristik dari dua tipe investor itu, semoga berguna bagi pemilik perusahaan yang sedang mencari investor.

Financial Investor, apa itu?
Investor tipe financial investor biasanya mengacu pada beberapa contoh jenis investor seperti perusahaan-perusahaan private equity, perusahaan modal ventura (venture capital), perusahaan hedge fund, perusahaan investasi milik sebuah keluarga kaya (family offices), perusahaan sekuritas yang mengelola dana investasi, dan investor in…

Perlu Dukungan Riel Dari Pemerintah Untuk Majukan Industri Software Lokal, Bukan Sekedar Janji

Pertumbuhan software lokal di Indonesia masih malu-malu kucing. Belum terlalu menggembirakan. Penyebabnya bukan pada kemampuan programmer lokal untuk membuat software kelas dunia yang bisa diandalkan, namun lebih pada kesempatan pasar. Masih sangat disayangkan, saat ini dunia usaha dan pemerintah masih didominasi mindset software asing. Ada perasaan inferior complex bila tidak menggunakan software asing. Padahal dari sisi kehandalan produk, produk lokal sudah sejajar dengan asing. Dan dari sisi harga, jauh lebih efisien.

Lebih dari itu penggunaan software lokal berarti memberdayakan dan membangun industri software nasional dan mengembangkan SDM TI Indonesia. Namun sayang seribu sayang, baik dunia bisnis maupun pemerintah masih setengah hati mendukung. Paling gampang bisa dilihat dari tender-tender pengadaan pemerintah dan BUMN, bukan hanya  mindet mereka masih didominasi dengan software asing, bahkan untuk implementornya pun mereka masih memenangkan konsultan asing. Sebuah ironi, tra…

Mau Ke Bandung Menginap Bersama Keluarga? Penginapan Ini Bisa Menjadi Pertimbangan

Gambar
Kota Bandung tak salah disebut sebagai kota nan molek. Senyum bumi Parahyangan  nan indah sudah diwakili oleh Bandung yang udaranya segar, sejuk, tapi ramai  dan penuh sejarah. Wisata kulinernya pun berkembang teramat pesat. Apalagi wisata belanja seperti oleh-oleh pakaian dengan desain-desain kreatif yang kekinian, sangat banyak terdapat di kota ini. Maklum, disana memang banyak butik-butik underground produsen dan penjual pakaian. Mau cari FO, juga berderet. Ibukota bumi Parahyangan ini memang selalu bikin kangen. Tak ada salahnya bersama keluarga sering-sering berkunjung ke Bandung untuk melepas penat kerja dan berlibur bersama keluarga.
Bila ke Bandung, tempat menginap yang layak dicoba dan akan membuat Anda sekeluarga balik ke sana ialah Marbella Suites, Bandung. Marbella Suites Bandung ini merupakan hotel bintang 4 yang berdiri kokoh di kawasan Sentra Dago Pakar. Hotel ini dibangun dengan konsep layaknya sebuah apartment, dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang akan membua…

Tahapan Yang Bisa Dilakukan Untuk Menjadi Entrepreneur

Bahwa profesi pengusaha (entrepreneur) menjanjikan peluang peningkatan penghasilan yang berlipat, yes, karena itulah banyak yang ingin menjadi entrepreneur sukses. Profesi pengusaha memungkinkan kita bebas finansial di hari tua karena tabungan cukup sehingga kita bisa pensiun lebih tenang dan fokus untuk misi hidup yang lain. Betul demikian dan sudah banyak yang membuktikan. Hanya saja memang tak mudah menjadi entrepreneur sukses, terbukti banyak pula yang gagal.

Selain itu, tak sedikit orang yang masuk ke dunia wirausaha dengan terburu-buru dan emosi. Tanpa pikir panjang dan pertimbangan matang ia langsung tinggalkan pekerjaan sebelumnya yang notabene merupakan andalan mata pencaharian keluarga. Angan-angannya langsung melambung, membumbung, dan membayangkan hidup serba-enak bila menjadi pengusaha sukses dengan penghasilan berlipat. 
Ia lupa bahwa berwirausaha juga punya resiko, resiko gagal dan bangkrut. Ia lupa merencanakan bagaimana seandainya ia gagal di tengah perjalanan. Harus…

Perlu Siap Mental Untuk Berbisnis Sendiri = Wirausaha

"Banyak yang tidak menyadari, hambatan kultural, mental atau psikologis seringkali menjadi kendala atau bahkan menjadi pemicu kegagalan dalam merintis usaha. Contohnya perasaan gengsi. Sebagai entreprenuer, kalau mau sukses harus bersedia terjun ke lapangan, bersedia menawarkan ini-itu. Bisnis tak akan berjalan kalau urusan gengsi menjadi pertimbangan utama.
Nasehat kewirausahaan itu disampaikan oleh salah satu relasi saya, pengusaha asli Indonesia yang memulai bisnis dari nol yang sekarang omsetnya sudah Rp 2,5 T per tahun.
Beliau menjelaskan, sindrom mentalitas itu terutama akan menjangkiti pengusaha pemula yang sebelumnya merupakan seorang profesional atau karyawan mapan. Biasanya ada perasaan gengsi untuk turun ke bawah. Bayangkan, sebelumnya tiap hari pergi kemanapun selalu memakai mobil bagus, tiba-tiba harus naik taksi atau malah naik kendaraan umum tanpa memakai dasi. Lebih jauh hal ini bisa membuat yang bersangkutan menjadi minder bila bertemu teman atau relasinya sehin…

Derap Investasi di Tangerang Makin Maju

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat sebanyak 50 persen investasi yang masuk ke Kota Tangerang disumbangkan oleh industri logam dan elektronik, disusul perdagangan dan jasa, serta industri makanan dan minuman.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Tangerang Mahdiar mengungkapkan saat ini investasi yang masuk ke Kota Tangerang mencapai Rp24,7 triliun atau hampir mendekati target investasi yang masuk sebesar Rp27,8 triliun yang ditetapkan DPMPTSP Kota Tangerang pada 2017 ini.
Berdasarkan sektor industri, investasi yang masuk ke Kota Tangerang sebanyak 50 persen disumbangkan oleh industri logam, dan elektronik, kemudian perdagangan dan jasa sebesar 15 persen, serta industri makanan dan minuman (mamin) sebesar 10 persen, dan aneka industri sisanya
"Capaiannya hingga 50 persen untuk industri berat, perdagangan dan jasa 15 persen, makanan dan minuman 10 persen dan sisanya sektor industri lainnya," kata Mahdiar, di Tangerang, Rabu, 22 Nove…

Investor Taiwan Berencana Memindahkan Usaha Dari China ke Indonesia

Investor Taiwan berencana  memindahkan usaha mereka dari China dan tertarik untuk menanam modal di Indonesia karena kondisinya membaik, kata seorang pejabat di  Kementerian Luar Negeri Taiwan.
"Banyak pengusaha Taiwan yang menanam modal dan mendirikan pabrik di China telah memindahkan usaha mereka ke beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia," kata Owen Chyi-Wang Hsieh, direktur jenderal yang menangani penugasan di dalam negeri (home assignment), Departemen Urusan Asia Tenggara dan Pasifik, Kemlu Taiwan, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12).
Berbicara dalam forum Dialog Indonesia-Taiwan yang diadakan The Habibie Center dan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO), Hsieh mengatakan, pengusaha Taiwan mengambil keputusan tersebut karena biaya tenaga kerja yang meningkat dan undang-undang perburuhan yang makin ketat di China, dan persaingan sengit dengan orang-orang China. Selain kondisi yang membaik, banyak pengusaha Taiwan memindahkan operasi mereka dari Taiw…

Anif Shah, Pengusaha Sukses Asal Medan Yang Suka Berbagi

Bagi masyarakat Sumatera Utara, nama Anif Shah begitu dikenal luas.  Khususnya karena kedermawanan dan kesuksesannya sebagai pengusaha.  Apalagi Anif dan keluarganya cukup aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan Sumut. Anif adalah pengusaha dengan multi bisnis yang juga  membangun usahanya dari bawah. Kini Group Anugerah Langkat Makmur (ALAM) miliknya mencakup bisnis perkebunan dan pabrik kelapa sawit, properti,  kompos, SPBU, sarang burung walet, dll. 
Masyarakat Sumatera Utara, apalagi orang Medan, juga mengenal Anif karena kesuksesannya membangun mega perumahan mewah di Medan, Komplek Cemara Asri dan Cemara Abadi. Maklum, komplek perumahan ini terbilang terbilang paling mewah di Medan selain Komplek Setiabudi. Di Perumahan Cemara Asri tidak sulit  mencari rumah yang harga per unit diatas Rp 2,5 miliar. "Kami punya sekitar 300 hektar tanah di komplek ini, tapi yang dibuka baru 130 ha," kata Musa  Rajecksjah, putra Anif yang ditugasi sebagai direktur utama PT Anug…

Perlu Insentif Pemerintah Untuk Bantu Sektor Manufaktur

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menuturkan, industri manufaktur di Indonesia tetap tumbuh, tetapi melambat. Padahal, industri manufaktur merupakan sektor yang paling memengaruhi pertumbuhan ekonomi, karena menarik investasi dan menyerap banyak tenaga kerja.
Pemerintah, kata dia, perlu memberikan insentif agar industri manufaktur semakin tumbuh dan berkembang. Jika kondisi manufaktur dibiarkan melambat, hal itu bisa memicu deindustrialisasi. "Indonesia punya potensi menjadi negara industri, tinggal diberikan insentif yang tepat," ujar dia.
Dalam pandangan dia, beberapa insentif yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan industri manufaktur adalah menurunkan harga energi, terutama gas, dan meningkatkan elektrifikasi. Harga gas untuk energi masih mahal, mencapai US$ 8 per mmbtu. Alhasil, banyak sekali pelaku industri yang teriak agar harga gas bisa diturunkan ke level yang paling ideal, sekitar US$ 6 per mmbtu. 
Harga…

List of New Condotel and Apartment Project in Bali

Grand Eschol Residence 

PT Mahakarya Agung Putera (MAP) merupakan pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel. Pembangunan Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel meliputi 707 unit apartemen, 219 unit kondotel, dan 150 unit SOHO. Lokasi Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel berada di area CBD Tangerang yaitu di antara Lippo Karawaci, Paramount Serpong, Summarecon Serpong dan BSD.
Fasilitas Condotel akan di kelola oleh Aston dengan Return Of Investment (ROI) yang timbul dari kerjasama pengelolaan antara  pemilik condotel dengan operator Aston. 

Apartemen Green Valley Bogor

Eureka Group melalui kelompok usahanya PT Nusa Raya Propertindo (NRP) sedang mengembangkan kondominium hotel (kondotel) di Bogor. Perusahaan telah mengambil alih pengembangan proyek Apartemen Green Valley Bogor di kawasan Bogor Nirwana Resort (BNR) yang kini berganti manajemen dan nama menjadi Bogorienze Hotel.
Di atas lahan seluas empat hektare akan dibangun dua t…

Daftar Proyek Apartemen & Kondotel Terbaru Di Jabodetabek

Grand Eschol Residence 

PT Mahakarya Agung Putera (MAP) merupakan pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel. Pembangunan Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel meliputi 707 unit apartemen, 219 unit kondotel, dan 150 unit SOHO. Lokasi Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel berada di area CBD Tangerang yaitu di antara Lippo Karawaci, Paramount Serpong, Summarecon Serpong dan BSD.
Fasilitas Condotel akan di kelola oleh Aston dengan Return Of Investment (ROI) yang timbul dari kerjasama pengelolaan antara  pemilik condotel dengan operator Aston. 

Apartemen Green Valley Bogor

Eureka Group melalui kelompok usahanya PT Nusa Raya Propertindo (NRP) sedang mengembangkan kondominium hotel (kondotel) di Bogor. Perusahaan telah mengambil alih pengembangan proyek Apartemen Green Valley Bogor di kawasan Bogor Nirwana Resort (BNR) yang kini berganti manajemen dan nama menjadi Bogorienze Hotel.
Di atas lahan seluas empat hektare akan dibangun dua t…

Daftar Proyek Kondotel & Apartemen Terbaru Di Seluruh Kota Indonesia

Grand Eschol Residence 

PT Mahakarya Agung Putera (MAP) merupakan pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel. Pembangunan Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel meliputi 707 unit apartemen, 219 unit kondotel, dan 150 unit SOHO. Lokasi Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel berada di area CBD Tangerang yaitu di antara Lippo Karawaci, Paramount Serpong, Summarecon Serpong dan BSD.
Fasilitas Condotel akan di kelola oleh Aston dengan Return Of Investment (ROI) yang timbul dari kerjasama pengelolaan antara  pemilik condotel dengan operator Aston. 

Apartemen Green Valley Bogor

Eureka Group melalui kelompok usahanya PT Nusa Raya Propertindo (NRP) sedang mengembangkan kondominium hotel (kondotel) di Bogor. Perusahaan telah mengambil alih pengembangan proyek Apartemen Green Valley Bogor di kawasan Bogor Nirwana Resort (BNR) yang kini berganti manajemen dan nama menjadi Bogorienze Hotel.
Di atas lahan seluas empat hektare akan dibangun dua t…

Peluang Investasi Kondotel Di Bintan Yang Sangat Prospektif Dari Melia Group

Gambar
Bagi investor yang biasa menanamkan modalnya di bisnis properti, kini ada peluang investasi baru di Pulau Bintan. Group Kurnialand saat ini sedang membangun Kondotel Melia Bintan dan memberi kesempatan kepada para investor untuk membeli unit-unit kondotel yang mulai dipasarkan. Tentu saja ini sangat menarik karena kondotel ini nantinya akan dikelola operator hotel terkemuka dunia, Soll Melia sehingga memudahkan mendatangkan tamu-tamu internasional untuk menginap di kondotel tersebut kelak. Apalagi lokasinya sangat premium, di pantai pasir putih yang indah dan mudah diakses oleh tamu-tamu yang berangkat dari Singapore. 

Ya, pemain properti nasional, KurniaLand Group, kini memang mulai aktif memasarkan proyek barunya di Pulau Bintan dan saat ini sudah mulai memasuki tahap kontruksi pembangunan. Proyek kondotel di Bintan ini oleh KurniaLand akan dikerjasamakan pengelolaannya dengan Soll Melia sehingga nanti dinamai Melia Bintan. Di Bintan, Kurnia Land yang memiliki tanah 6 hektar ini seda…