Postingan

Menampilkan postingan dari November 27, 2017

Investasi Di Kota Tangerang Mencapai Rp 24,7 triliun

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat sebanyak 50 persen investasi yang masuk ke Kota Tangerang disumbangkan oleh industri logam dan elektronik, disusul perdagangan dan jasa, serta industri makanan dan minuman.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Tangerang Mahdiar mengungkapkan saat ini investasi yang masuk ke Kota Tangerang mencapai Rp24,7 triliun atau hampir mendekati target investasi yang masuk sebesar Rp27,8 triliun yang ditetapkan DPMPTSP Kota Tangerang pada 2017 ini.
Berdasarkan sektor industri, investasi yang masuk ke Kota Tangerang sebanyak 50 persen disumbangkan oleh industri logam, dan elektronik, kemudian perdagangan dan jasa sebesar 15 persen, serta industri makanan dan minuman (mamin) sebesar 10 persen, dan aneka industri sisanya
"Capaiannya hingga 50 persen untuk industri berat, perdagangan dan jasa 15 persen, makanan dan minuman 10 persen dan sisanya sektor industri lainnya," kata Mahdiar, di Tangerang, Rabu, 22 Nove…

Investor Taiwan Siap Relokasi Bisnisnya ke Indonesia

Investor Taiwan berencana  memindahkan usaha mereka dari China dan tertarik untuk menanam modal di Indonesia karena kondisinya membaik, kata seorang pejabat di  Kementerian Luar Negeri Taiwan.
"Banyak pengusaha Taiwan yang menanam modal dan mendirikan pabrik di China telah memindahkan usaha mereka ke beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia," kata Owen Chyi-Wang Hsieh, direktur jenderal yang menangani penugasan di dalam negeri (home assignment), Departemen Urusan Asia Tenggara dan Pasifik, Kemlu Taiwan, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12).
Berbicara dalam forum Dialog Indonesia-Taiwan yang diadakan The Habibie Center dan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO), Hsieh mengatakan, pengusaha Taiwan mengambil keputusan tersebut karena biaya tenaga kerja yang meningkat dan undang-undang perburuhan yang makin ketat di China, dan persaingan sengit dengan orang-orang China. Selain kondisi yang membaik, banyak pengusaha Taiwan memindahkan operasi mereka dari Taiw…

Jepang dan China Minat Investasi Mobil Listrik

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memastikan mobil listrik akan segera diproduksi di dalam negeri. Investor asal Jepang dan China yang sudah memiliki bisnis di tanah air disebut telah menyatakan minatnya untuk memproduksi dan memasarkan mobil listrik di tanah air.

"Untuk dalam negeri, investor sekarang yang sudah mempunyai investasi di Indonesia, hampir semua sudah mempersiapkan model. Ada industri Jepang dan China yang sudah punya pabrikan di Indonesia, mereka menyatakan tertarik untuk menggarap," kata Airlangga kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/9). 

Selain investor asal Jepang dan China, investor lainnya, menurut dia, juga tengah mengkaji rencana keterlibatannya dalam proyek tersebut. 

Saat ini, pangsa pasar otomotif di Indonesia memang masih dikuasai oleh produsen asal Jepang, melalui sejumlah label kendaraan. Kendati demikian, produsen otomotif asal China, tampak serius untuk menggerus dominasi Jepang di iklim otomotif Indonesia. 


Selain investor luar, menurut Airlang…

Sejumlah Investor Asing Tertarik Investasi Di Sektor Pariwisata Indonesia

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, sejumlah investor asing berkomitmen menanamkan modalnya senilai USD400 juta atau sekira Rp5,2 triliun untuk mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia.

Komitmen tersebut diperoleh dalam kegiatan Manado International Conference on Tourism. Komitmen tersebut terdiri atas kerja sama bisnis antara perusahaan asing asal China dan perusahaan lokal untuk membangun hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, dan diving center senilai USD200 juta. 

Selain itu, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) juga berencana memperluas investasi senilai USD200 juta untuk membangun cottage dan tempat wisata di Raja Ampat. “Selain itu, juga ditandatangani kerja sama antara Dalian Maritime University dengan tujuh lembaga pendidikan di Indonesia,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong melalui keterangan tertulis. 

Dia menambahkan, nilai komitmen investasi itu di luar kesepakatan yang diperoleh dalam kegiatan one on one meeting yang diikuti oleh 37 perusahaan dari China, J…

H. Anif Shah, Pengusaha Sukses Sumatera Utara Yang Membangun Bisnis Dari Nol

Bagi masyarakat Sumatera Utara, nama Anif Shah begitu dikenal luas.  Khususnya karena kedermawanan dan kesuksesannya sebagai pengusaha.  Apalagi Anif dan keluarganya cukup aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan Sumut. Anif adalah pengusaha dengan multi bisnis yang juga  membangun usahanya dari bawah. Kini Group Anugerah Langkat Makmur (ALAM) miliknya mencakup bisnis perkebunan dan pabrik kelapa sawit, properti,  kompos, SPBU, sarang burung walet, dll. 
Masyarakat Sumatera Utara, apalagi orang Medan, juga mengenal Anif karena kesuksesannya membangun mega perumahan mewah di Medan, Komplek Cemara Asri dan Cemara Abadi. Maklum, komplek perumahan ini terbilang terbilang paling mewah di Medan selain Komplek Setiabudi. Di Perumahan Cemara Asri tidak sulit  mencari rumah yang harga per unit diatas Rp 2,5 miliar. "Kami punya sekitar 300 hektar tanah di komplek ini, tapi yang dibuka baru 130 ha," kata Musa  Rajecksjah, putra Anif yang ditugasi sebagai direktur utama PT Anug…