Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Merintis Bisnis Lebih Baik Dimulai Saat Masih Muda. Kenapa??

Merintis usaha atau memasuki dunia entrepreneur memang bisa dimulai disaat usia berapapun, termasuk saat sudah usia diatas 45 tahun. Ada juga yang sukses usaha justru ketika ia sudah diatas 45 tahun. Toh demikian, kalau kita berpikir resiko dan energi, bagaimanapun juga tetap lebih baik memulai usaha ketika usia muda (dibawah 40 tahun). Bila berpikir resiko, memulai usaha saat masih muda punya beberapa kelebihan. Ketika masih muda, biasanya energi dan sumberdaya yg dimiliki yang masih bisa lebih total dicurahkan untuk perintisan usaha.
Contohnya soal modal uang, permodalan kita bisa fokus untuk bisnis. Namun kalau mulai usaha saat anak-anak mulai membutuhkan biaya pendidikan dll, biasanya lebih ribet. Pokoknya ketika anak-anak mulai besar banyak kebutuhan deh. Usia muda biasanya juga lebih mobil untuk melakukan terobosan kesana-kemari. Katakanlah harus merintis pengembangan jaringan (network) bisnis hingga harus keluar ke berbagai kota dan harus nginap kesana kemari, juga masih lebih…

Ingin Sukses Menjadi Wirausahawan, Harus Ubah Mentalitas dan Mindset

"Banyak yang tidak menyadari, hambatan kultural, mental atau psikologis seringkali menjadi kendala atau bahkan menjadi pemicu kegagalan dalam merintis usaha. Contohnya perasaan gengsi. Sebagai entreprenuer, kalau mau sukses harus bersedia terjun ke lapangan, bersedia menawarkan ini-itu. Bisnis tak akan berjalan kalau urusan gengsi menjadi pertimbangan utama.
Nasehat kewirausahaan itu disampaikan oleh salah satu relasi saya, pengusaha asli Indonesia yang memulai bisnis dari nol yang sekarang omsetnya sudah Rp 2,5 T per tahun.
Beliau menjelaskan, sindrom mentalitas itu terutama akan menjangkiti pengusaha pemula yang sebelumnya merupakan seorang profesional atau karyawan mapan. Biasanya ada perasaan gengsi untuk turun ke bawah. Bayangkan, sebelumnya tiap hari pergi kemanapun selalu memakai mobil bagus, tiba-tiba harus naik taksi atau malah naik kendaraan umum tanpa memakai dasi. Lebih jauh hal ini bisa membuat yang bersangkutan menjadi minder bila bertemu teman atau relasinya sehin…

Dijual Pabrik Kelapa Sawit di Sumatera dan Kalimantan

Updated: 

Berikut ini kebun sawit yang pada posisi 'dijual" atau boleh diakuisi oleh pihak lain. Kebun-kebun tersebut sudah memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) sendiri untuk mengolah buah sawit (TBS) dari kebun sendiri maupun dari kebun masyarakat sekitar (plasma). Kebun-kebun itu sudah dicek validitas informasi dan kepemilikannya. Sangat cocok dibeli oleh perusahaan / investor yang tidak ingin menunggu lama dalam investasi sawit karena semuanya tinggal melanjutkan, 

Kebun-kebun dibawah ini dimiliki oleh pengusaha yang berbeda-beda, jadi bukan satu pemilik.



A. Kebun Sawit Kaltim (Kode: RNIM)

Luas kebun tertanam 6.500 ha
Sudah punya pabrik 60 TON/Jam
Selama ini banyak mengolah TBS dari kebun masyarakat selain dari kebun sendiri
Status lahan: sebagian sudah HGU

B. Kebun Sawit Kalsel (Kode: BKN)

Luas 11.5000 Ha
Tertanam 7.300 ha
Sudah punya pabrik sawit 30 Ton/Jam
status lahan: Sebagian sudah HGU

C. Kebun Sawit Palembang (Kode: EGA)

Luas 6.100 ha
Semua lahan HGU
Semua sudah tertanam dan menghasi…

Jual Pabrik Kelapa Sawit dan Kebunnya di Kalimantan dan Sumatera

Updated:


Berikut ini kebun sawit yang pada posisi 'dijual" atau boleh diakuisi oleh pihak lain. Kebun-kebun tersebut sudah memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) sendiri untuk mengolah buah sawit (TBS) dari kebun sendiri maupun dari kebun masyarakat sekitar (plasma). Kebun-kebun itu sudah dicek validitas informasi dan kepemilikannya. Sangat cocok dibeli oleh perusahaan / investor yang tidak ingin menunggu lama dalam investasi sawit karena semuanya tinggal melanjutkan, 

Kebun-kebun dibawah ini dimiliki oleh pengusaha yang berbeda-beda, jadi bukan satu pemilik.



A. Kebun Sawit Kaltim (Kode: RNIM)

Luas kebun tertanam 6.500 ha
Sudah punya pabrik 60 TON/Jam
Selama ini banyak mengolah TBS dari kebun masyarakat selain dari kebun sendiri
Status lahan: sebagian sudah HGU


B. Kebun Sawit Kalsel  (Kode: BKN)

Luas 11.5000 Ha
Tertanam 7.300 ha
Sudah punya pabrik sawit 30 Ton/Jam
status lahan: Sebagian sudah HGU


C. Kebun Sawit Palembang  (Kode: EGA)


Luas 6.100 ha
Semua lahan HGU
Semua sudah tertanam dan menghas…

Jual Kebun Sawit, Sudah Ada Pabrik PKS

Updated: 

Berikut ini kebun sawit yang pada posisi 'dijual" atau boleh diakuisi oleh pihak lain. Kebun-kebun tersebut sudah memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) sendiri untuk mengolah buah sawit (TBS) dari kebun sendiri maupun dari kebun masyarakat sekitar (plasma). Kebun-kebun itu sudah dicek validitas informasi dan kepemilikannya. Sangat cocok dibeli oleh perusahaan / investor yang tidak ingin menunggu lama dalam investasi sawit karena semuanya tinggal melanjutkan, 

Kebun-kebun dibawah ini dimiliki oleh pengusaha yang berbeda-beda, jadi bukan satu pemilik.



A. Kebun Sawit Kaltim (Kode: RNIM)

Luas kebun tertanam 6.500 ha
Sudah punya pabrik 60 TON/Jam
Selama ini banyak mengolah TBS dari kebun masyarakat selain dari kebun sendiri
Status lahan: sebagian sudah HGU

B. Kebun Sawit Kalsel(Kode: BKN)

Luas 11.5000 Ha
Tertanam 7.300 ha
Sudah punya pabrik sawit 30 Ton/Jam
status lahan: Sebagian sudah HGU



C. Kebun Sawit Palembang (Kode: EGA)


Luas 6.100 ha
Semua lahan HGU
Semua sudah tertanam dan menghasil…