Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Cari Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja ke Bank ? Hal-Hal Berikut ini Penting Diketahui

Adalah sebuah hal yang biasa dan wajar bila sebuah perusahaan pada sebuah titik harus pinjam uang ke bank untuk mendanai usaha, apakah itu kredit investasi atau kredit modal kerja. Bahkan sampai ada guyonan, kalau tidak pinjam ke bank berarti masih perusahaan UKM. Maklum, seiring makin banyaknya peluang bisnis, berteman dan meminjam ke bank amat penting agar bisa menangkap semua peluang yg lewat.
Tapi faktanya memang tidak mudah meminjam ke bank. Tidak selalu kredit yang diajukan disetujui. Sebagian besar masalah pebisnis muda ialah kesulitan memperoleh permodalan dari bank.
Sebenarnya, hal tersebut tak perlu dikhawatirkan apabila Anda bisa meyakinkan bank dan selalu dapat dipercaya. 
Secara umum, bank memang harus hati-hati jaga uang karena duit bank juga duit nasabah, duitnya para penabung. Mereka wajib menaati prinsip prudential banking principles yang bertujuan mengamankan dana yang akan disalurkan sebagai pinjaman kepada calon debitur agar bisa kembali sesuai dengan jadwal dan n…

Cara Aman Transformasi Dari Seorang Karyawan Menjadi Pengusaha

Bahwa profesi pengusaha (entrepreneur) menjanjikan peluang peningkatan penghasilan yang berlipat, yes, karena itulah banyak yang ingin menjadi entrepreneur sukses. Profesi pengusaha memungkinkan kita bebas finansial di hari tua karena tabungan cukup sehingga kita bisa pensiun lebih tenang dan fokus untuk misi hidup yang lain. Betul demikian dan sudah banyak yang membuktikan. Hanya saja memang tak mudah menjadi entrepreneur sukses, terbukti banyak pula yang gagal.

Selain itu, tak sedikit orang yang masuk ke dunia wirausaha dengan terburu-buru dan emosi. Tanpa pikir panjang dan pertimbangan matang ia langsung tinggalkan pekerjaan sebelumnya yang notabene merupakan andalan mata pencaharian keluarga. Angan-angannya langsung melambung, membumbung, dan membayangkan hidup serba-enak bila menjadi pengusaha sukses dengan penghasilan berlipat. 
Ia lupa bahwa berwirausaha juga punya resiko, resiko gagal dan bangkrut. Ia lupa merencanakan bagaimana seandainya ia gagal di tengah perjalanan. Harus…

Big Deal, Alibaba Makin Agresif di Indonesia, Tanam Modal di Tokopedia Rp 14,7 triliun.

Tokopedia semakin kuat. Raksasa ecommerce China, Alibaba, baru saja masuk dan invest. Perusahaan ecommerce asli Indonesia itu memasuki babak investasi baru yang bisa dibilang mengejutkan.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menjelaskan, perusahaannya baru saja mendapatkan pendanaan  baru dari raksasa e-Commerce Asia, Alibaba. Tak tanggung-tanggung, investasi berjumlah sangat besar, yakni US$ 1,1 miliar, atau sekitar Rp 14,7 triliun.

Ia menegaskan, investasi Alibaba bersifat investasi murni dan tidak mengakuisisi Tokopedia. Dengan begitu, Alibaba pun akan menjadi pemegang saham minoritas bagi Tokopedia. Dalam dunia investasi, bisa jadi yang dimaksud William, Alibaba bukan akuisisi existing saham, namun beli new share.

"Pemodalan lebih dari Rp 14 triliun akan dipimpin oleh Alibaba Group. Mereka juga akan menjadi pemegang saham minoritas kami," kata William saat membuka acara ulang tahun ke-8 Tokopedia di Jakarta.

"Kami selalu menganggap bahwa Alibaba merupakan guru dan role…

Perbedaan financial investor dan strategic investor

Dalam dunia investasi dan permodalan bisnis, ada istilah investor finansial (financial investor)  dan investor strategis (strategic investor atau strategic buyer). Dua tipe investor ini juga akan dijumpai ketika sebuah perusahaan sedang mencari mitra investor (non bank). Dua istilah itu juga akan muncul ketika seorang pemilik perusahaan sedang terpikir menjual perusahaannya, maka ia akan berhadapan dengan dua pilihan itu, apakah sebaiknya dijual ke financial investor atau ke strategic investor. 
Artikel ini menjelaskan beberapa perbedaan karakteristik dari dua tipe investor itu, semoga berguna bagi pemilik perusahaan yang sedang mencari investor.


Financial Investor, apa itu?
Investor tipe financial investor biasanya mengacu pada beberapa contoh jenis investor seperti perusahaan-perusahaan private equity, perusahaan modal ventura (venture capital), perusahaan hedge fund, perusahaan investasi milik sebuah keluarga kaya (family offices), perusahaan sekuritas yang mengelola dana investasi…

Investor Asing Tertarik Kongsi, Kesempatan Emas Bagi Pengusaha Nasional

Pebisnis di era sekarang keberadaan mitra investor memang semakin diperlukan untuk kepentingan pengembangan usaha. Namun sayang banyak yang tidak menyadari bahwa sebenarnya banyak investor asing  ingin masuk ke Indonesia dan bisa digandeng. Mereka ingin masuk dan mengembangkan bisnisnya di Indonesia serta MENCARI MITRA KONGSI dengan perusahaan-perusahaan terpercaya di Indonesia. Para investor itu  melihat Indonesia sebagai salah satu negara yang prospek pertumbuhannya sangat bagus kedepan. Jumlah penduduk lebih dari 200 juta orang, income perkapita makin naik, sumber daya alam melimpah, dan  alasan lain.

Para investor itu dituntut untuk memutar dan menanamkan modalnya  di negara yang potensinya besar seperti di Indonesia. Di negara asalnya, seperti jepang misalnya, pertumbuhan sudah sangat sulit. Tingkat pertumbuhan ekonomi sudah flat. Disana bunga deposito bahkan dibawah 3% setahun. Sebab itu mereka mencari negara lain yang potensinya besar dan untuk itu mencari mitra2 lokal yang cr…

Butuh Investor Asing Bidang Infrastruktur, Manufaktur, Tambang, Industrial, Telco, Food, Jasa, dan Perikanan ? Ini Alternatif Yang Bisa Dikerjakan!!!

Di era sekarang menggandeng investor memang semakin diperlukan. Namun sayang banyak yang tidak menyadari dan bahkan banyak yang tidak menyadari bahwa sebenarnya banyak investor asing  ingin masuk ke Indonesia dan bisa digandeng. Mereka ingin berkongsi dengan perusahaan-perusahaan terpercaya di Indonesia. Mereka melihat Indonesia sebagai salah satu negara yang prospek pertumbuhannya sangat bagus kedepan. Jumlah penduduk lebih dari 200 juta orang, income perkapita makin naik, sumber daya alam melimpah, dan  alasan lain.

Mereka perlu memutar uang di negara yang potensinya besar seperti di Indonesia. Di negara asalnya, seperti jepang misalnya, pertumbuhan sudah susah. sudah flat. Disana bunga deposito bahkan dibawah 3% setahun. Mereka cari negara lain yang potensinya besar dan untuk itu cari mitra2 lokal yang credible, bisa dipercaya, dan bisa diajak mengembangkan bisnis. Umumnya mereka lebih suka menggandeng pemain lokal yang sudah pengalaman di bisnisnya, lalu bikin kongsi. Kongsi itu …

Butuh Investor Asing ? Berikut ini Semoga Bisa Menjadi Solusi Perusahaan Anda

Gambar
salam sejahtera dan salam hormat
Di era bisnis yang makin bertumbuh ini, baik kalangan pebisnis atau pemda semakin banyak yang butuh investor. Salah satu jenis investor yang bisa digandeng ialah investor asing karena umumnya investor asing memang lebih siap dari sisi pendanaan. Mereka mau masuk Indonesia, artinya sudah menyiapkan modal uang dan strateginya.

Investor asing ini tipikalnya amat beragam, termasuk minat terhadap pilihan investasinya. Contohnya tidak banyak investor yang mau gandengan dengan pemda, kecuali investor bidang infrastruktur dan industri berat.

Kalau dengan kalangan swasta, banyak investor asing yg minat.


Saya punya relasi investor luar negeri yang sekarang sedang akan mengembangkan bisnis di Indonesia. Ia akan menanamkan investasi secara langsung di beberapa bidang bisnis dan mencari mitra (local partner) untuk diajak berkongsi atau membangun perusahaan joint venture. Perusahaan luar negeri ini sudah punya basis kuat di negaranya. Mereka mengalihkan ke Indonesi…

Butuh Investor ? Inilah Dua Tipe Investor Yang Bisa Anda Gandeng

Dalam dunia investasi dan permodalan bisnis, ada istilah investor finansial (financial investor)  dan investor strategis (strategic investor atau strategic buyer). Dua tipe investor ini akan dijumpai ketika sebuah perusahaan sedang mencari mitra investor (non bank). Istilah ini juga akan muncul ketika seorang pemilik perusahaan sedang terpikir menjual perusahaannya, maka ia akan berhadapan dengan pilihan, apakah sebaiknya dijual ke financial investor atau ke strategic investor. 
Artikel ini menjelaskan beberapa perbedaan karakteristik dari dua tipe investor itu, semoga berguna bagi pemilik perusahaan yang sedang mencari investor.


Financial Investor, apa itu?
Investor tipe financial investor biasanya mengacu pada beberapa contoh jenis investor seperti perusahaan-perusahaan private equity, perusahaan modal ventura (venture capital), perusahaan hedge fund, perusahaan investasi milik sebuah keluarga kaya (family offices), perusahaan sekuritas yang mengelola dana investasi, dan investor in…

Financial Investor atau Strategic Investor, Mana Yang Lebih Tepat Bagi Kebutuhan Perusahaan Anda?

Dalam dunia investasi dan permodalan bisnis, ada istilah investor finansial (financial investor)  dan investor strategis (strategic investor atau strategic buyer). Dua tipe investor ini akan dijumpai ketika sebuah perusahaan sedang mencari mitra investor (non bank). Istilah ini juga akan muncul ketika seorang pemilik perusahaan sedang terpikir menjual perusahaannya, maka ia akan berhadapan dengan pilihan, apakah sebaiknya dijual ke financial investor atau ke strategic investor. 
Artikel ini menjelaskan beberapa perbedaan karakteristik dari dua tipe investor itu, semoga berguna bagi pemilik perusahaan yang sedang mencari investor.


Financial Investor, apa itu?
Investor tipe financial investor biasanya mengacu pada beberapa contoh jenis investor seperti perusahaan-perusahaan private equity, perusahaan modal ventura (venture capital), perusahaan hedge fund, perusahaan investasi milik sebuah keluarga kaya (family offices), perusahaan sekuritas yang mengelola dana investasi, dan investor in…

Kinerja Semester I 2017 : Bisnis Otomotif Astra Sangat Kinclong, Laba Meningkat 45%

Bisnis otomotif group Astra (PT Astra International Tbk) menggeliat luar biasa. Laba bersih dari bisnis otomotif Grup meningkat 45% menjadi Rp 2,3 triliun, terutama diakibatkan oleh momentum kesuksesan dari penjualan model-model baru yang diluncurkan pada tahun 2016 dan terus berlanjut hingga tahun 2017.
Penjualan mobil secara nasional meningkat 6% menjadi 283.000 unit. Penjualan nasional mobil Astra meningkat sebesar 27% menjadi 161.000 unit, mengakibatkan peningkatan pangsa pasar dari 48% menjadi 57%. Grup telah meluncurkan satu model baru dan dua model revamped selama periode ini.
Penjualan sepeda motor nasional menurun sebesar 7% menjadi 1,4 juta unit. Walaupun penjualan sepeda motor dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penurunan sebesar 2% menjadi 1,1 juta unit, namun pangsa pasar AHM meningkat dari 72% menjadi 77%, didukung oleh peluncuran empat model baru dan enam model revamped selama periode ini.
Astra Otoparts, bisnis komponen Grup, mencatat peningkatan laba bersih seb…

Kinerja Astra Semester I 2017 : Bisnis Propertinya Mulai Untung

Raksasa otomotif Indonesia, PT Astra International Tbk (ASII) sudah mengumumkan laporan kinerja semester I 2017 ini. Yang menarik, berdasarkan laporan kinerja semester I 2017, bisnis properti yang terbilang merupakan mainan baru group Astra mulai untung dan menghasilkan, meski masih dalam skala yang kecil.
Laba bersih dari divisi properti Grup Astra bisa mencapai sebesar Rp 42 miliar. Dus, sebuah pertumbuhan yang signifikan  dibandingkan dengan Rp 13 miliar yang dihasilkan pada kuartal pertama tahun 2016. Kinerja baik ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan atas laba yang dihasilkan oleh Anandamaya Residences.
PT Astra International Tbk (ASII) sudah mengumumkan laporan kinerja semester I 2017 ini, laba bersih sebesar Rp 9,35 triliun, naik 31% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 7,11 triliun.  Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto juga menginformasikan pendapatan bersih konsolidasi Grup selama periode ini meningkat 11% menjadi Rp 98 triliun, seiring dengan pen…

Kinerja Astra Semester I 2017 : Bisnis Infrastruktur dan Logistiknya Amat Menjanjikan

PT Astra International Tbk (ASII) sudah mengumumkan laporan kinerja semester I 2017 ini, laba bersih sebesar Rp 9,35 triliun, naik 31% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 7,11 triliun.  Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto juga menginformasikan pendapatan bersih konsolidasi Grup selama periode ini meningkat 11% menjadi Rp 98 triliun, seiring dengan peningkatan kontribusi pendapatan dari sebagian besar segmen bisnisnya.
Yang menarik, terjadi dinamika yang positif dari segmen bisnis Infrastruktur dan Logistik milik Group Astra. Dilaporkan, laba bersih segmen infrastruktur dan logistik Grup menurun sebesar 3% menjadi Rp67 miliar, sebagian besar disebabkan oleh kerugian awal dari dimulainya ruas jalan tol Cikopo-Palimanan serta pendapatan yang lebih rendah dari bisnis penyedia air bersih.
PT Marga Mandala Sakti (MMS), operator jalan tol yang mengoperasikan jalur Tangerang-Merak sepanjang 72 kilometer (km), yang 79,3% sahamnya dimiliki Perseroan, mencatat peningkatan vo…

Kinerja Astra Semester I 2017 : Luar Biasa, Bisnis Alat Berat dan Pertambangan Meningkat 104%

Konglomerasi multisektor, PT Astra International Tbk (ASII) sudah mengumumkan laporan kinerja semester I 2017 ini, laba bersih sebesar Rp 9,35 triliun, naik 31% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 7,11 triliun.  Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto juga menginformasikan pendapatan bersih konsolidasi Grup selama periode ini meningkat 11% menjadi Rp 98 triliun, seiring dengan peningkatan kontribusi pendapatan dari sebagian besar segmen bisnisnya.
Yang menarik, kinerja bisnis Alat Berat dan Pertambangan di Group Astra sangat luar biasa.  Laba bersih Grup Astra dari segmen alat berat dan pertambangan meningkat sebesar 104% menjadi Rp 902 miliar.
PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 105% menjadi Rp1,5 triliun, disebabkan oleh peningkatan volume bisnis pada mesin konstruksi, kontraktor penambangan dan kegiatan pertambangan, yang seluruhnya mendapatkan keuntungan dari peningkatan harga batu bar…

Kinerja Astra Semester I 2017 : Laba Bersih Naik 31%, Menjadi Rp 9,35 triliun

Konglomerasi multisektor, PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kinerja yang sangat baik di tahun 2017 ini. Laba bersih sebesar Rp 9,35 triliun pada Semester I-2017. Angka itu terpantau naik 31% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 7,11 triliun. Peningkatan kinerja perusahaan ini, ditunjang dengan positifnya kinerja hampir seluruh lini industri yang digarap perusahaan.
"Sebagian besar bisnis Grup Astra memiliki kinerja yang baik pada semester pertama tahun 2017. Untuk sisa tahun ini, Grup Astra berharap mendapatkan manfaat dari harga batu bara yang stabil, walaupun hasil kinerja diperkirakan akan terpengaruhi oleh meningkatnya persaingan di pasar mobil dan menurunnya permintaan di pasar motor," kata Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto dalam keterangan tertulis, Kamis (27/7/2017).
Pendapatan bersih konsolidasi Grup selama periode ini meningkat 11% menjadi Rp 98 triliun, seiring dengan peningkatan kontribusi pendapatan dari sebagian besar segmen bisn…

Kinerja Jababeka Semester I 2017 : Raih Penjualan Rp 1,62 triliun dan EBITDA Rp 500,2 miliar

Emiten di bidang pengembang kawasan industri, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk  (KIJA) membukukan total penjualan dan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1,62 triliun pada semester pertama 2017, meningkat 19% dibandingkan dengan periode yang sama 2016. Pertumbuhan terutama didorong oleh Pilar bisnis Land Development & Property dan Infrastruktur, dengan peningkatan penjualan masing-masing sebesar 20% dan 19% (yoy).
“Peningkatan tersebut sebagian besar berasal dari kontribusi penjualan Kendal Industrial Park, yang meningkat menjadi Rp 246,8 miliar selama semester pertama 2017 dibandingkan dengan Rp 29,4 miliar di tahun sebelumnya karena membaiknya permintaan,” ujar Corporate Secretary, Muljadi Suganda, melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (1/8).
Pada periode yang sama, kontribusi pendapatan dari pembangkit listrik, yang merupakan bagian dari pilar Infrastruktur, meningkat 23% dari Rp619,9 miliar di semester pertama 2016 menjadi Rp765 miliar pada semester pertama…

Kinerja Tiphone Tumbuh, Bisnis Voucher Tetap Jadi Andalan

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE), pada kuartal pertama 2017 TELE telah berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 6,41 triliun atau meningkat 2,3% dari periode yang sama tahun lalu. Pendapatan itu disumbang segmen voucher dan kartu perdana senilai Rp 5,32 triliun yang meningkat 13,4%. Sedangkan, segmen telepon selular mencapai Rp 1,09 triliun atau turun 30,9%. 
"Kenaikan penjualan di segmen voucher tersebut akibat peningkatan layanan data setelah operator mengeluarkan layanan 4G dan juga buah dari ekspansi perseroan," imbuhnya. 
Sementara dari sisi laba bersih perseroan berhasil mengantungi Rp 117,3 miliar atau meningkat 5,7% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Perusahaan juga memutuskan untuk melakukan pembagian dividen tahun ini. Keputusan itu telah disepakati oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 
"RUPS hari ini menyetujui untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham senilai Rp 16 per saham atau total nilai div…

China's steel make ASEAN producer suffer

Economic of scale and pricing strategy make China steel product has do good penetration in ASEAN market.  China’s steel export registered 106.73 million tonnes in 2016. Finished steel export to ASEAN,  rose by a double digit of 14% y-o-y to 36.4 million tonnes in 2016.
China’s export of bar to ASEAN remained significant, at 13.3 million tonnes in 2016, an increase of 11.5% y-o-y. However, the export volume dropped 50% y-o-y to less than half a million tonnes in January 2017. Among the six countries in ASEAN, Indonesia was the main destination of bar export from China with a volume of 3.6 million tonnes in 2016. The volume declined by half to 133,859 tonnes in January 2017. The second largest destination was Philippines. The export volume in January 2017 registered 121,371 tonnes, a decline by 32.4% y-o-y 
China’s section’s export to ASEAN was 1.7 million tonnes in 2016, an increase of 24% y-o-y, but the volume declined significantly by 27.5% y-o-y to less than 100,000 tonnes in Janua…

India diaspora growing fantastic

Although second to China in terms of population, India's diaspora is the largest in the world at 16 million people. Of that, almost 4 million live in the United States. Immigrants came in waves: early arrivals were largely unskilled, followed by engineers and doctors and other professionals. Today, they are the top recipients of temporary high-skilled worker visas and are more likely to be higher educated, be employed, and earn a higher income that other foreign-born populations.

Over 15.5 million Indians live outside the country, a number greater than the combined populations of Zimbabwe and Kuwait. Since 2005, when Indians formed the world’s third largest diaspora at 9.5 million, their numbers have risen by staggering 60%, a new study on international migration by the United Nations has reported.
Here is Top 10 Diaspora Country of the world
1. India 2. Mexico 3. Russia 4. China 5. Bangladesh 6. Pakistan 7. Ukraine 8. Philippines 9. Syria 10. United Kingdom

The report said that …

China Shrimp Market Up, Will Import More

The US and Japan were traditionally the largest importers of shrimp, but China is importing larger quantities of the shellfish than ever before. Consumption has more than doubled since 2005. Over a decade ago, China was consuming around 700,000 tons each year.
As of 2016, Chinese consumers are eating 1.7 million tons of shrimp annually. This is a massive increase – in the region of 123% compared with 2005’s levels. Over the past five years consumption of shrimp has risen 60%.
China itself is a shrimp producer and exporter, the world’s largest in fact, yet, as with many seafood varieties, domestic demand cannot keep up with rising consumption levels. Subsequently, imports of shrimp products, including white leg, black tiger and processed shrimp, are growing in volume and value.
During the first half of 2016, China imported 68% more shrimp compared with the same period in 2015. 32,000 tons of the crustacean made its way to China during this period. Subsequently, greater demand has led …