Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 11, 2016

Holcim Raih Omset Rp 9,2 triliun Pada 2015, Lebih Optimis Setelah Selesai Merger

Gambar
PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim Indonesia), perusahaan publik Indonesia yang mayoritas sahamnya (80,65%) dimiliki LafargeHolcim Group, juga menghadapi tantangan bisnis konstruksi dan infrastruktur yang belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Tahun 2015, dalam situasi ekonomi yang masih wait and see, Holcim mampu mencatatkan pendapatan (omset) sebesar Rp 9,2 triliun. Memang sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya (terkoreksi 2.6%). 
Dengan situasi pasar yang dilanda perlambatan ekonomi,  Holcim  mencatat laba sebesar Rp 175 milyar, turun dari Rp 660 milyar (tahun 2014). Kinerja ini merupakan cerminan lesunya penjualan ditambah lonjakan biaya-biaya dari penyelesaian proyek pabrik baru di Tuban, peningkatan tarif dasar listrik, dan biaya restrukturisasi sebelum dilakukannya integrasi dengan PT Lafarge Cement Indonesia.  
Gary Schutz, Country CEO Holcim Indonesia, menjelaskan,  “Walaupun tahun 2015 diwarnai dengan tekanan harga dan penurunan pendapatan, kami tetap mampu mempertahank…

Astragraphia Xprint: Pasar E-commerce B2B Tengah Aktif Digarap

Gambar
Astragraphia Xprint saat ini telah turut meramaikan pasar e-commerce B2B di Indonesia yang merupakan urutan ke-2 pasar terbesar dalam perkembangan e-commerce dalam 4 tahun terakhir ini. Astragraphia Xprint langsung memperkenalkan 2 layanan terbarunya yang diberi nama AXIQoe.com dan Xprins Web Service (XWS) dan ternyata sudah dapat di akses mulai dari Februari 2016 lalu.
Dengan mencermati perkembangan pasar e-commerce yang pesat tersebut Sahat Sihombing, selaku Presiden Direktur, PT Astragraphia Xprins Indonesia menyatakan, ”Pertumbuhan e-commerce yang signifikan di Indonesia telah mendorong PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) terus berinovasi dan memberikan layanan berbelanja online untuk Office Supplies dan Office Equipments melalui AXIQoe.com dan pencetakan dokumen melalui XWS," kata Sahat Sihombing.
Langkah ini menjadi bukti dari komitmen dan eksistensi AXI dalam berinovasi dan memenuhi kebutuhan setiap perusahaan yang semakin meningkat dengan layanan yang cepat, lengkap, …

Kinerja Laba Elnusa Tetap Positif Meski Sektor Migas Masih Mendung

Gambar
PT Elnusa Tbk. (“ELNUSA”), salah satu emiten di bidang penyedia jasa energi, melaporkan kinerja Perseroan sepanjang semester pertama tahun 2016 dengan pertumbuhan laba yang positif. Melanjutkan pencapaian pada kuartal sebelumnya, Elnusa berhasil membukukan kinerja tengah tahun 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 9,2% mencapai Rp 145 miliar dibandingkan Rp 133 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya meskipun pendapatan usaha Perseroan terkontraksi 5,1% menjadi Rp 1,7 triliun.

“Kondisi perekonomian global dan harga minyak memang belum cukup stabil sehingga berdampak pada penurunan pendapatan usaha kami, namun dengan manajemen bisnis yang baik membuat kami mampu bertahan bahkan relatif lebih baik dibanding perusahaan lain di industri migas nasional”, papar Budi Rahardjo, Direktur Keuangan Elnusa.

Efisiensi struktur biaya menjadi strategi yang tidak dapat dihindari dalam menyikapi situasi industri seperti ini. Elnusa mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 8,0% sehing…

Gandeng IBM, Lintasarta Luncurkan Layanan ITSP

Perusahaan jasa telekomunikasi PT Aplikanusa Lintasarta terus memperkuat mesin pertumbuhan bisnisnya dengan menubruk peluang-peluang bisnis baru dan juga aktif melakukan aliansi bisnis. Salah satu manuvernya, kini Lintasarta sedang memperkuat kemitraan dengan IBM Indonesia. Kemitraan keduanya ditandai dengan peluncuran solusi ITSP (Information Technology Strategic Partner).
Solusi ITSP antara lain berupa Enterprise Resiliency Services, Data Center Migration, Data Center Design and Construction, IT Infrastructure Security Consulting dan Managed Security Service.

President Director Aplikanusa Lintasarta Arya Damar mengatakan, dalam melakukan perubahan, khususnya transformasi digital, sebuah perusahaan tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan partner terbaik. 
“Indosat Ooredoo dan Lintasarta sebagai pemimpin solusi ICT dan IBM yang merupakan pemimpin IT global memberikan jawaban akan akselerasi yang dibutuhkan dalam menghadapai era digitalisasi yang berkembang begitu cepat,” ujar Ary…

XL Siap Menggebrak Dengan Pasarkan 250 Ribu Paket Mobile Broadband Baru

Salah satu pemain utama di bisnis operator seluler,  XL, kini tengah serius menyiapkan layanan mobile broadbandnya (MBB). Untuk itu dikabarkan XL juga telah menyiapkan stock paket MBB dalam jumlah memadai. Tidak kurang dari 250 ribu paket MBB telah siap dipasarkan melalui outlet penjualan di seluruh kota 4G.

David Arcelus Oses, Chief of prepaid Business Officer XL, mengatakan semua lini di XL telah siap mendukung layanan MBB ini. "Bahkan kami juga telah menyiapkan layanan purna jualnya seperti apa nanti. Misalnya, jika router atau MiFi ternyata tak mampu menangkap sinyal 4G hingga sekian Mbps, maka apa yang bisa dilakukan pelanggan? Apakah bisa mengembalikan barang itu? Semua sudah kami siapkan,” tandas David.
Layanan MBB merupakan layanan terbaru dari XL. Layanan ini bisa dimanfaatkan dengan menggunakan perangkat router atau MiFi untuk membagi koneksi internet cepat secar WiFi ke 10-32 smartphone atau laptop. Dengan demikian, akan semakin mudah masyarakat dalam mendapatkan akse…