Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 9, 2016

Pertumbuhan Kinerja Telkom Terjaga, Bisnis Digital Jadi Backbone Pertumbuhan Baru

Berdasarkan laporan keuangan Semester I 2016, PT Telkom Indonesia (Persero)Tbk (Telkom) tetap menunjukkan kinerja yang memuaskan dengan membukukan pertumbuhan triple double digit growth pada Pendapatan, EBITDA dan Laba Bersih sebesar 15,6%, 22,8% dan 33,3%.


Telkom pada periode 6 bulan pertama 2016 ini membukukan pendapatan sebesar Rp 56,45 triliun, tumbuh 15,6% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 48,84 triliun. Telkom mencatatkankan EBITDA Rp 28,80 triliun tumbuh 22,8% dari tahun lalu yang sebesar Rp 23,46 triliun serta laba bersih sebesar Rp9,93 triliun atau tumbuh 33,3% dari tahun lalu yang sebesar Rp 7,45 triliun.


Menurut Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen, bisnis Data, Internet dan IT Services menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan Perseroan. “Bisnis Data, Internet & IT Service tumbuh 50,7% dengan kontribusi sebesarRp22,64 triliun atau 40,1% dari keseluruhan pendapatan Perseroan” ujar Harry.


“Pertumbuhan pada pendapatan Data, Internet dan IT Services…

Kinerja Laba Jababeka Naik 30%, Agresif Kembangkan Kendal dan Morotai

Gambar
Laba PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) sepanjang semester I/2016 naik 30,41% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sesuai laporan keuangan semester I/2016 yang sudah dipublikasikan (9/8/2016), perseroan mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 325,78 miliar atau naik 30,41% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp249,81 miliar.


Peningkatan laba Jababeka didorong oleh sejumlah beban perseroan yang bisa ditekan. Sepanjang semester I/2016, perseroan mencatat penjualan dan pendapatan jasa senilai Rp 1,36 triliun. Pencapaian tersebut turun 7,48% dari periode yang sama 2015 senilai Rp1,47 triliun.

Namun demikian, perseroan cukup smart dan berhasil dapat menekan sejumlah beban biaya. Mulai dari beban keuangan yang turun 56,98% menjadi Rp169,59 miliar dari Rp394,22 miliar pada semester I/2015. Kemudian, beban pajak final juga turun menjadi Rp10,60 miliar dari Rp28,38 miliar.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) terus ak…

Kinerja Telkom Semester I 2016, Laba Tumbuh 33%, Divisi Bisnis Digital Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru

Berdasarkan laporan keuangan Semester I 2016, PT Telkom Indonesia (Persero)Tbk (Telkom) tetap menunjukkan kinerja yang memuaskan dengan membukukan pertumbuhan triple double digit growth pada Pendapatan, EBITDA dan Laba Bersih sebesar 15,6%, 22,8% dan 33,3%.



Telkom pada periode 6 bulan pertama 2016 ini membukukan pendapatan sebesar Rp 56,45 triliun, tumbuh 15,6% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 48,84 triliun. Telkom mencatatkankan EBITDA Rp 28,80 triliun tumbuh 22,8% dari tahun lalu yang sebesar Rp 23,46 triliun serta laba bersih sebesar Rp9,93 triliun atau tumbuh 33,3% dari tahun lalu yang sebesar Rp 7,45 triliun.


Menurut Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen, bisnis Data, Internet dan IT Services menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan Perseroan. “Bisnis Data, Internet & IT Service tumbuh 50,7% dengan kontribusi sebesarRp22,64 triliun atau 40,1% dari keseluruhan pendapatan Perseroan” ujar Harry.


“Pertumbuhan pada pendapatan Data, Internet dan IT Services…

Kinerja Astra Group Semester I 2016, Turun 12% Laba Bersih

Gambar
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penurunan laba bersih pada semester I 2016 sebesar 12 % dari Rp 8 triliun menjadi Rp 7,1 triliun. Penurunan ini utamanya dipicu pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat.



"Laba bersih grup Astra selama semester pertama menurun. Tantangan pada semester pertama tahun ini berasal dari pelemahan harga komoditas dan permintaan terhadap alat berat," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya.


Menurut penjelasan Prijono, selain pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat, penurunan volume bisnis kontraktor pertambangan dan peningkatan kredit bermasalah di Permata Bank masih akan dirasakan hingga akhir tahun. "Walaupun demikian, kami berharap kinerja dari bisnis pembiayaan konsumen dan otomotif masih solid," jelas Prijono. 


Penurunan laba bersih perseroan diiringi dengan penurunan pendapatan bersih konsolidasi Astra pada sebesar 5 % menjadi Rp 88,2 triliun pad…

Gaya Edo Bawono Besarkan Bisnis Keluarga Di Bidang Packaging

Kecintaan Edo Bawono pada  dunia tenis tak mengurangi rasa bhaktinya kepada orang tua. Tak heran, meski sudah nyaman 10 tahun bekerja  dan menyalurkan kecintaannya pada dunia tenis di Amerika, toh sejak Desember 2010 lalu ia pulang ke Indonesia, bergabung dan meneruskan bisnis keluarga. Edo, kelahiran 24 Desember 1977, merupakan generasi kedua pemilik perusahaan kemasan PT Multi Saka Abadi. Sejak empat tahun lalu, anak sulung dari tiga bersaudara ini bekerja keras mengembangkan usaha keluarganya dan kini sudah dipercaya sebagai managing director.

Sebenarnya 10 tahun masa kerja Edo di Amerika berlangsung cukup nyaman. Di Negeri Paman Sam itu Edo sempat bekerja di perusahaan manufacturing,  Crown Cork & Seal, selama 5 tahun. Lalu pindah ke Saint-Gobain (2 tahun), dan terakhir pindah ke sebuah perusahaan manufacturing di Philadelphia. Setelah menjabat Senior Financial Analyst, ia merasa sudah waktunya  pulang ke Indonesia, membantu bisnis orang tua. "Kebetulan ayah memanggil sa…

Masih Andalkan Bisnis CRM, Kinerja Infomedia 2016 Diyakini Mampu Raih Pendapatan Rp 2,5 triliun

Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) PT Infomedia Nusantara terus menggenjot kinerja bisnisnya. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan layanan "business process management" ini diyakini akan mampu merealisasikan targe pendapatan tahun 2016 sebesar Rp2,5 triliun, atau meningkat sekitar 15 persen dibanding tahun 2015.

"Dengan transformasi bisnis yang sedang berlangsung, target pendapatan 2016 sebesar Rp2,5 triliun kami yaki bisa tercapai. Sementara hingga semester I 2016 sudah mencapai sekitar Rp1,375 triliun," kata Presiden Direktur Infomedia, Bona LParapat, di sela media gathering di Jakarta, Kamis.Bona menjabarkan, pencapaian target pendapat didorong berlanjutnya pertumbuhan usaha pada empat bisnis perusahaan yaitu Customer Relationship Management (CRM), Information Technology Outsourcing (ITO), Business Process Outsourcing (BPO) dan Knowledge Process Outsourcing (KPO).

Infomedia memang tengah melakukan transformasi bisnis  untuk melakukan perbaika…