Postingan

Menampilkan postingan dari September 28, 2016

Sukses Wachjudi Martono Merevitalisasi Bisnis PT Darma Henwa Tbk

Mendung yang menyelimuti industri tambang batubara di  Indonesia dalam 5 tahun terakhir juga dirasakan PT  Darma Henwa Tbk (DH). Perusahaan yang bergerak di  bisnis kontraktor penambangan batubara itu juga kena imbas karena klien-klienya, para pemilik konsesi tambang, juga pusing tujuh keliling disebabkan harga batubara dunia yang menurun. Bukan rahasia lagi, di Indonesia banyak perusahaan tambang batubara yang  tutup karena tak kuat  memikul beban biaya  operasional. Imbasnya perusahaan kontraktornya (sejenis PT Darma Henwa Tbk pun  tutup atau pekerjaannya tak dibayar.


PT Darma Henwa Tbk juga mesti menghadapi kenyataan  makro industri yang seperti itu. Hal itu juga masih ditambah kondisi internal pengelolaan perusahaan yang sebelumnya kurang optimal. Secara mudah hal itu bisa  dilihat dari kinerja keuangan DH yang jeblok sekitar 3-5 tahun lalu. Sepanjang tahun 2011 misalnya, DH  mengalami rugi bersih US$ 24,01 juta (diatas Rp 250 miliar). Tahun 2012 kerugiannya bertambah parah, US$ …

Cari Bantuan Biaya Kuliah? Danadidik.com Memberi Solusi

Pola penggalangan dana melalui model crowdfunding sudah makin populer untuk memodali pengembangan usaha. Banyak pengusaha kecil-menengah yang terbantu mendapatkan pinjaman dana usaha dengan model itu. Namun di bidang pendidikan, khususnya di Indonesia, nampaknya pola itu belum banyak atau bahkan sama sekali belum dilakukan. Adalah DANAdidik yang sejak Juni 2015 lalu mencoba masuk dan memelopori implementasi crowdfunding untuk pendidikan ini.


"DANAdidik kami bangun sebagai situs crowdfunding khusus untuk pembiayaan pendidikan. Kami ingin melahirkan industri pembiayaan pendidikan atau student loan di Indonesia," ujar Dipo Satria Ramli, co-founder dan CEO DANAdidik.com. Melalui situs ini, pihaknya ingin menjembatani dan mefasilitasi dua pihak yang saling membutuhkan. Yakni, pertama, kalangan siswa yang butuh dan mencari dana kredit untuk menyelesaikan studinya. Dan kedua, kalangan sponsor (pemberi pinjaman) yang ingin meminjamkan uangnya dan mencari investasi alternatif sosial…

Strategi Sukses Winston Wiyanta Membangkitkan Karoseri Delimajaya

Gambar
Winston Wiyanta tidak ragu dengan pilihan hidupnya, bergabung perusahaan keluarganya sejak januari 2008. Terbukti pilihannya tak sia-sia. Ia tak sekedar menyelamatkan bisnis keluarganya, namun juga membesarkannya. Dibanding zaman dikelola ayahnya, sekarang bisnis keluarganya jauh lebih berkembang. Secara omset sudah tiga kali lipat. Delimajaya Group kini tak sekedar berbisnis karoseri, namun juga fabrikasi metal dan assembler untuk sejumlah kendaraan bermerek.


Pepatah China kuno mengatakan 'Bai shan xiao wei xian'. Dari seratus kebajikan, berbakti kepada orang tua harus diutamakan. Bagi anak muda sekarang, bisa jadi pepatah itu tak lebih dari sebuah petuah klise yang biasa terucap, namun tidak bagi Winston Wiyanta, generasi kedua pemilik perusahaan karoseri Delimajaya Group. Winston menaati betul ajaran berbakti kepada orang tua, dan menerapkannya dalam menapaki karis bisnis.

Pada Januari 2008, sepulang dari kuliahnya di San Fransisco dan Los Angeles, Amerika, ia tidak latah d…