Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Hariff Group Siap Pasok Sistem dan Jaringan Telekomunikasi Handal Untuk Militer

Gambar
Diam-diam perusahaan nasional yang berpusat di Bandung ini berhasil melakukan riset pengembangan untuk menghasilkan produk dan sistem telekomunikasi yang bisa membantu pekerjaan militer, khususnya untuk sistem pengelolaan tim tempur maupun sistem pengelolaan jaringan militer itu sendiri. Perusahaan ICT,  PT Hariff Daya Tunggal Engineering (Hariff Group), beberapa tahun terakhir ini terus melakukan inovasi teknologi di bidang ICT dan kini berhasil mengembangkan software untuk pengontrolan dan pengelolaan alat tempur di medan perang dan juga sistim jaringan mandiri yang aman bagi kebutuhkan milter dan organisasi yang butuh tingkat sekuriti jaringan tinggi.

Semangat tim Hariff dimulai dari kepedulian bahwa produk dan sistem militer harusnya dibangun oleh orang-orang (tim sumberdaya manusia) dan perusahaan asli Indonesia. Tujuannya jelas, untuk melindungi kerahasian militer dan kerahasian negara. Dus, tidak diserahkan ke asing atau menggunakan sistem komunikasi buatan asing yang sangat r…

Dahana Gandeng Sucofindo Urusan Peledak

Gambar
Sinergi antar BUMN kini memang tengah aktif digalakkan. Tak heran, dua perusahaan plat merah, PT Dahana (Persero) dan PT Sucofindo (Persero) baru-baru ini juga sepakat bersinergi dalam penyediaan barang dan jasa di sektor bahan peledak. Hal ini dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama Dahana, Budi Antono, dan Direktur Komersial 1 Sucofindo, M. Heru Riza Chakim di Kampus Dahana, Subang, Jawa Barat.

Nota kesepahaman tersebut  meliputi kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan barang dan jasa seperti pengurusan perizinan, pengiriman, layanan pembangunan gudang bahan peledak dan pelaksanaan survei seismic.  Hal lainnya berupa kegiatan pemastian yang meliputi inspeksi dan audit, pengujian dan analisa, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan, pada kegiatan operasional, penelitian bersama, optimalisasi aset serta kegiatan lain yang dianggap perlu dan relevan.
"Pada dasarnya MoU ini untuk segala hal, terkait dengan kemampuan yang ada pada kami (Sucofindo)…

Barata dan General Electric Kerjasama Bidang Pembangkit Listrik

Gambar
Baru-baru ini, PT. Barata Indonesia (Persero) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan General Electric (GE), perusahaan multinasional yang induknya berasal dari Amerika Serikat. Kedua perusahaan tersebut sepakat untuk melakukan kerjasama di bidang pembangkit listrik, dimana Barata akan menjadi pemasok komponen dan merupakan bagian dari global supply chain bagi General Electric dalam produk pembangkit listrik.
MOU ditandan-tangani di Jakarta oleh Direktur Utama PT Barata Indonesia Silmy Karim serta , Presiden Director PT. GE Operations Indonesia, David Hutagalung yang  disaksikan langsung oleh CEO GE Indonesia, Handry Satriago. Kesepakatan Barata-General Electric ini tidak hanya sebatas sebagai pemasok komponen pembangkit listrik saja tetapi juga disepakati juga dalam hal maintenance (perawatan), dan after sales service (layanan purna jual) atas produk dari General Electric.

Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) Silmy Karim menyatakan,”Kerjasama dengan …

Grand Strategy Telkom Group: Semakin Fokus Bisnis Digital

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kian fokus menggarap bisnis digital. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Telkom Group dengan mitra lokal dan internasional yang dilakukan di sela-sela acara Telkom Group Digi Summit 2016 di Jakarta baru-baru ini. CEO Telkom Group Alex J. Sinaga beserta jajaran Direksi Telkom hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama ini.


“Melalui kerjasama ini, Telkom Group mendukung visi Presiden RI Joko Widodo yang mencanangkan digital ekonomi Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Karenanya, Telkom Group tengah bertransformasi menjadi digital company dan mewujudkan visi sebagai The King of Digital in The Region,” ujar Alex J. Sinaga.


Diakui Alex J Sinaga bahwa untuk mewujudkan hal ini Telkom Group tidak dapat melakukan sendiri namun memerlukan mitra kerjasama. Untuk itu dalam kesempatan ini Alex J Sinaga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan para mitra untuk bekerjasama dengan Telkom.


Most Wanted Stock, Telkom Raih Predikat IDX Top Ten Blue

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendapatkan predikat The IDX Best Blue 2016 oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam ajang penghargaan The IDX Best Blue 2016. Predikat ini diberikan kepada Telkom sebagai Perusahaan tercatat di BEI yang sahamnya paling diminati oleh investor, menunjukkan transaksi yang aktif, harga saham yang signifikan dan memiliki fundamental yang sehat. Direktur BEI Tito Sulistio menyerahkan penghargaan tersebut kepada Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen yang didampingi Komisaris Telkom Margiyono Darsa Sumarja di Jakarta belum lama ini.

Direktur Keuangan Telkom Harry M Zein berharap, predikat yang diberikan BEI tersebut dapat melengkapi berbagai pencapaian yang telah diterima Telkom dan memacu kinerja Perseroan menjadi lebih baik lagi. Harry juga berharap pencapaian ini dapat lebih menyemarakkan aktivitas perdagangan saham di BEI pada masa mendatang.
Penghargaan IDX Best Blue diselenggarakan oleh BEI untuk memacu Perusahaan Tercatat untuk mengh…

Dua Tim Inovasi Semen Padang Sabet Penghargaan Internasional di Singapura

Dua tim Semen Padang yang mengikuti ajang International Exposition on Team Excellent (IETEX) 2016, berhasil meraih penghargaan. Kompetisi bagi para inovator dan praktisi mutu perusahaan di seluruh dunia itu, digelar Grand Copthorne Waterfront Hotel 392 Vavelock Road, Singapore dari 26 hingga 28 September 2016.
Kepala Bidang Kualitas Bahan Biro Quality Assurance dan Pelayanan Teknis PT Semen Padang Sisri Handa Yani mengatakan, dua tim yang meraih penghargaan yaitu Tim X Pouza dengan dua bintang dan Tim Respect 23 dengan predikat tiga bintang serta penghargaan Platinum.
"Tim Respect 23 yang berasal dari Departemen Produksi II/III yang diisi oleh Iriandi, Janedi, Irwan, Kusnaedi Raka Pratama dan Masrul Idris tersebut, berhasil meraih predikat bintang 3 termasuk dalam the Best Team. Mereka mengsung judul inovasi Installation Of The Bearing Housing Vibration Sensor In Gear Symetro Raw Mill R1M01 for Optimize Measurement And Analysis Vibration," ujarnya.
Sedangkan tim X Pouza yan…

Angkasa Pura II Garap Bisnis Kargo dan Properti

Perusahaan BUMN pengelola bandara, PT Angkasa Pura II (Persero), baru-baru ini resmi meluncurkan operasional dua anak usaha baru yakni PT Angkasa Pura Kargo dan PT Angkasa Pura Propertindo. Langkah ini dilakukan sejalan dengan strategi bisnis PT Angkasa Pura II (Persero) yang akan terus ekspansi bisnis. Pengembangan anak usaha ini juga merupakan bagian dari inisiatif perusahaan untuk menerapkan program “Triple-GB”, yaitu Getting Bigger, Getting Broader, Getting Better. 

Lebih rinci, PT Angkasa Pura Propertindo fokus menggarap bisnis pengembangan kawasan bisnis terintegrasi atau integrated business park, bisnis Hotel & MICE, pergudangan, dan fasilitas properti penunjang operasional maskapai. Perusahaan ini juga menyediakan jasa pengelolaan Hotel & MICE, pengelolaan gedung, pengelolaan lahan atau gedung parkir, dan memberikan konsultasi bisnis properti di bandara.

Sedangkan PT Angkasa Pura Kargo akan fokus pada jasa pelayanan di bidang kargo dan logistik sebagai operator termin…

Layanan Solusi Baru Indosat Untuk Pebisnis SME

Sebagai bagian dari visinya untuk mendukung para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah (small medium enterprise / SME), Indosat menghadirkan solusi telekomunikasi lengkap Instant Office. Solusi ini menawarkan kemudahan dan kenyamanan bagi pebisnis dalam berkomunikasi untuk mendukung bisnisnya.
“Dengan layanan Instant Office, kami berharap dapat memberikan solusi telekomunikasi sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan untuk meningkatkan bisnis bagi pelaku usaha kecil dan perusahaan menengah,” ujar Director & Chief Sales & Distribution Officer Indosat, Joy Wahjudi, dalam keterangannya Rabu, 12 Agustus 2015.
Layanan Instant Office merupakan perangkat wireless router dengan konektivitas 3G dengan kemampuan berbagi internet mencapai 20 pengguna baik melalui Wi-Fi maupun kabel LAN, dan juga memiliki fungsi sebagai fasilitas telepon yang dapat digunakan sebagai telepon tetap (fixed telephone). 
Instant Office juga memiliki fitur Hunting dan Menu Suara Interaktif (IVR)…

Kinerja Lippo Karawaci Menurun, Laba Anjlok 36%

Perusahaan properti milik Group Lippo, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pada semester I 2016 mendapati kinerja bisnis yang tidak terlalu bersinar. Setidaknya itu tampak dari bottom line bisnisnya, laba bersih  anjlok cukup signifikan, yakni sebesar 36% yoy, menjadi hanya Rp 498 miliar.

LPKR mencatatkan pendapatan pada semester I 2016 masih bisa tumbuh 8% yoy menjadi Rp5,1 triliun. Laba kotor sebesar Rp2,3 triliun, alias masih bisa naik 2% yoy. Namun EBITDA menurun sebesar 15% yoy, menjadi Rp 1,2 triliun.  
Bila dirinci lebih lanjut, pendapatan divisi Residential & Urban Development menurun sebesar 16% yoy menjadi Rp 1,8 triliun. Di lain sisi, pendapatan dari Townships naik sebesar 8% yoy menjadi Rp 1,2 triliun. Problemnya, pendapatan dari segmen bisnis Large Scale Integrated Developments turun sebesar 41% yoy menjadi Rp 610 miliar. Diantaranya disebabkan, pendapatan dari proyek Kemang Village dan St Moritz, Jakarta, menurun drastis dibandingkan dengan periode semester pertama tahun 2…

Indosat Instant Office, Solusi Hemat Untuk UKM

Sebagai bagian dari visinya untuk mendukung para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah, Indosat menghadirkan solusi telekomunikasi lengkap Instant Office. Solusi ini menawarkan kemudahan dan kenyamanan bagi pebisnis dalam berkomunikasi untuk mendukung bisnisnya.
“Dengan layanan Instant Office, kami berharap dapat memberikan solusi telekomunikasi sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan untuk meningkatkan bisnis bagi pelaku usaha kecil dan perusahaan menengah,” ujar Director & Chief Sales & Distribution Officer Indosat, Joy Wahjudi, dalam keterangannya Rabu, 12 Agustus 2015.
Layanan Instant Office merupakan perangkat wireless router dengan konektivitas 3G dengan kemampuan berbagi internet mencapai 20 pengguna baik melalui Wi-Fi maupun kabel LAN, dan juga memiliki fungsi sebagai fasilitas telepon yang dapat digunakan sebagai telepon tetap (fixed telephone). 
Instant Office juga memiliki fitur Hunting dan Menu Suara Interaktif (IVR) dengan menggunakan virtual PABX…

Indosat Bangun DRC Ketiga

Bisnis data center dan pengamanannya memang terus semakin menggiurkan di tengah makin pentingnya perusahaan dan lembaga publik untuk menyimpan dan mengamankan datanya. Tak heran bila vendor layanan seperti Indosat Ooredoo juga makin antusias untuk menggarapnya. Tengok saja, penyedia jasa telekomunikasi ini baru saja meluncurkan Disaster Recovery Center (DRC) yang ketiga dengan standar tier 3.
Seperti DRC pertama dan keduanya, DRC yang ketiga juga berlokasi di Jatiluhur, Purwakarta. Sertifikasi tier 3 berarti layanan data center ini telah menenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan Uptime Institute. Salah satu yang paling ditonjolkan adalah penggunaan dua sumber daya yang diusungnya.
Demi memastikan tak ada downtime sedikit pun, DRC 3 kepunyaan Indosat menggunakan pasokan listrik dari PLN dan juga Jasa Titra II. Itu belum termasuk mesin genset yang juga disiapkan Indosat kalau-kalau kedua sumber listrik mengalami kendala.
"Persyaratan tier 3 salah satunya adalah pasokan daya n+…

PPI Siap Jualan Online dan Kejar Target Pendapatan Rp 3,5 Triliun Pada 2016. Apakah Bakal Sukses?

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), BUMN distributor gula nasional, berencana untuk meningkatkan penjualan gula secara online mulai tahun 2016 setelah resmi menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) untuk menyediakan platform online trading bagi perseroan.
PPI telah melakukan perjanjian kerjasama penyediaan layanan  Enteprise Resouce Planing (ERP) denga Telkom grup sebagai bagian dari visi PPI sebagai Indonesia Trading House berbasis ICT  (information comunication anda technology) di Indonesia.
Dayu Padmara, Presiden Direktur PPI, mengatakan, dengan adanya penyediaan infrastruktur ICT berupa implemantasi ERP dari Telkom diharapkan mampu meningkatkan produktivitas penjualan PPI menjadi 2 hingga 3 kali lipat. "Sistem IT yang terintegrasi diharapkan bisa menunjang pembuatan keputusan manajemen terhadap proses bisnis secara cepat. Kami mengharapkan produktivitas PPI akan meningkat dua hingga tiga kali terutama kontribusi penjualan online dengan memanfaatkan solusi ER…

Holcim Raih Omset Rp 9,2 triliun Pada 2015, Lebih Optimis Setelah Selesai Merger

Gambar
PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim Indonesia), perusahaan publik Indonesia yang mayoritas sahamnya (80,65%) dimiliki LafargeHolcim Group, juga menghadapi tantangan bisnis konstruksi dan infrastruktur yang belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Tahun 2015, dalam situasi ekonomi yang masih wait and see, Holcim mampu mencatatkan pendapatan (omset) sebesar Rp 9,2 triliun. Memang sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya (terkoreksi 2.6%). 
Dengan situasi pasar yang dilanda perlambatan ekonomi,  Holcim  mencatat laba sebesar Rp 175 milyar, turun dari Rp 660 milyar (tahun 2014). Kinerja ini merupakan cerminan lesunya penjualan ditambah lonjakan biaya-biaya dari penyelesaian proyek pabrik baru di Tuban, peningkatan tarif dasar listrik, dan biaya restrukturisasi sebelum dilakukannya integrasi dengan PT Lafarge Cement Indonesia.  
Gary Schutz, Country CEO Holcim Indonesia, menjelaskan,  “Walaupun tahun 2015 diwarnai dengan tekanan harga dan penurunan pendapatan, kami tetap mampu mempertahank…

Astragraphia Xprint: Pasar E-commerce B2B Tengah Aktif Digarap

Gambar
Astragraphia Xprint saat ini telah turut meramaikan pasar e-commerce B2B di Indonesia yang merupakan urutan ke-2 pasar terbesar dalam perkembangan e-commerce dalam 4 tahun terakhir ini. Astragraphia Xprint langsung memperkenalkan 2 layanan terbarunya yang diberi nama AXIQoe.com dan Xprins Web Service (XWS) dan ternyata sudah dapat di akses mulai dari Februari 2016 lalu.
Dengan mencermati perkembangan pasar e-commerce yang pesat tersebut Sahat Sihombing, selaku Presiden Direktur, PT Astragraphia Xprins Indonesia menyatakan, ”Pertumbuhan e-commerce yang signifikan di Indonesia telah mendorong PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) terus berinovasi dan memberikan layanan berbelanja online untuk Office Supplies dan Office Equipments melalui AXIQoe.com dan pencetakan dokumen melalui XWS," kata Sahat Sihombing.
Langkah ini menjadi bukti dari komitmen dan eksistensi AXI dalam berinovasi dan memenuhi kebutuhan setiap perusahaan yang semakin meningkat dengan layanan yang cepat, lengkap, …

Kinerja Laba Elnusa Tetap Positif Meski Sektor Migas Masih Mendung

Gambar
PT Elnusa Tbk. (“ELNUSA”), salah satu emiten di bidang penyedia jasa energi, melaporkan kinerja Perseroan sepanjang semester pertama tahun 2016 dengan pertumbuhan laba yang positif. Melanjutkan pencapaian pada kuartal sebelumnya, Elnusa berhasil membukukan kinerja tengah tahun 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 9,2% mencapai Rp 145 miliar dibandingkan Rp 133 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya meskipun pendapatan usaha Perseroan terkontraksi 5,1% menjadi Rp 1,7 triliun.

“Kondisi perekonomian global dan harga minyak memang belum cukup stabil sehingga berdampak pada penurunan pendapatan usaha kami, namun dengan manajemen bisnis yang baik membuat kami mampu bertahan bahkan relatif lebih baik dibanding perusahaan lain di industri migas nasional”, papar Budi Rahardjo, Direktur Keuangan Elnusa.

Efisiensi struktur biaya menjadi strategi yang tidak dapat dihindari dalam menyikapi situasi industri seperti ini. Elnusa mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 8,0% sehing…

Gandeng IBM, Lintasarta Luncurkan Layanan ITSP

Perusahaan jasa telekomunikasi PT Aplikanusa Lintasarta terus memperkuat mesin pertumbuhan bisnisnya dengan menubruk peluang-peluang bisnis baru dan juga aktif melakukan aliansi bisnis. Salah satu manuvernya, kini Lintasarta sedang memperkuat kemitraan dengan IBM Indonesia. Kemitraan keduanya ditandai dengan peluncuran solusi ITSP (Information Technology Strategic Partner).
Solusi ITSP antara lain berupa Enterprise Resiliency Services, Data Center Migration, Data Center Design and Construction, IT Infrastructure Security Consulting dan Managed Security Service.

President Director Aplikanusa Lintasarta Arya Damar mengatakan, dalam melakukan perubahan, khususnya transformasi digital, sebuah perusahaan tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan partner terbaik. 
“Indosat Ooredoo dan Lintasarta sebagai pemimpin solusi ICT dan IBM yang merupakan pemimpin IT global memberikan jawaban akan akselerasi yang dibutuhkan dalam menghadapai era digitalisasi yang berkembang begitu cepat,” ujar Ary…

XL Siap Menggebrak Dengan Pasarkan 250 Ribu Paket Mobile Broadband Baru

Salah satu pemain utama di bisnis operator seluler,  XL, kini tengah serius menyiapkan layanan mobile broadbandnya (MBB). Untuk itu dikabarkan XL juga telah menyiapkan stock paket MBB dalam jumlah memadai. Tidak kurang dari 250 ribu paket MBB telah siap dipasarkan melalui outlet penjualan di seluruh kota 4G.

David Arcelus Oses, Chief of prepaid Business Officer XL, mengatakan semua lini di XL telah siap mendukung layanan MBB ini. "Bahkan kami juga telah menyiapkan layanan purna jualnya seperti apa nanti. Misalnya, jika router atau MiFi ternyata tak mampu menangkap sinyal 4G hingga sekian Mbps, maka apa yang bisa dilakukan pelanggan? Apakah bisa mengembalikan barang itu? Semua sudah kami siapkan,” tandas David.
Layanan MBB merupakan layanan terbaru dari XL. Layanan ini bisa dimanfaatkan dengan menggunakan perangkat router atau MiFi untuk membagi koneksi internet cepat secar WiFi ke 10-32 smartphone atau laptop. Dengan demikian, akan semakin mudah masyarakat dalam mendapatkan akse…

Kinerja BTN 2016, Laba Tumbuh 25,40% Pada Semester I

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja keuangan semester I 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 25,40% menjadi Rp1,042 Triliun dari Rp 850 Milyar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan operasional BTN, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp3,696 Triliun dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp584 Milyar. 

Pendapatan bunga bersih ini tumbuh 15,71% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,194 Triliun. Sementara pendapatan operasional lainnya tumbuh 12,56% dari tahun 2015 yang sebesar Rp519 Milyar. BTN mencapai hasil kinerja semester I 2016 yang positif. Demikian Maryono Direktur Utama BTN menjelaskan usai paparan kinerja BTN semester I 2016 di Jakarta, Senin 25 Juli 2016.

Maryono menambahkan BTN masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan pangsa pasar 31%. Kredit yang disalurkan BTN selama semester I 2016 tumbuh 18,39% dari Rp126,125 Triliun pada tahun 2015 menjadi sebesar Rp149,316 Triliun. Pertumbuhan k…

Kinerja Astra Semester I 2016, Laba Bersih Turun 12%

Gambar
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penurunan laba bersih pada semester I 2016 sebesar 12 % dari Rp 8 triliun menjadi Rp 7,1 triliun. Penurunan ini utamanya dipicu pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat.


"Laba bersih grup Astra selama semester pertama menurun. Tantangan pada semester pertama tahun ini berasal dari pelemahan harga komoditas dan permintaan terhadap alat berat," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya.


Menurut penjelasan Prijono, selain pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat, penurunan volume bisnis kontraktor pertambangan dan peningkatan kredit bermasalah di Permata Bank masih akan dirasakan hingga akhir tahun. "Walaupun demikian, kami berharap kinerja dari bisnis pembiayaan konsumen dan otomotif masih solid," jelas Prijono.


Penurunan laba bersih perseroan diiringi dengan penurunan pendapatan bersih konsolidasi Astra pada sebesar 5 % menjadi Rp 88,2 triliun pada…

Kinerja Astra Terkena Imbas Penurunan Sektor Tambang dan Komoditi

Gambar
Pelemahan sektor bisnis tambang dan komoditi rupanya juga punya dampak terhadap kinerja bisnis group konglomerasi swasta terbesar Indonesia, PT Astra International Tbk. Setidaknya hal itu tampak dari kinerja semester pertama 2016 dari konglomerasi yang punya multi bisnis tersebut (otomotif, finansial, agro, tambang, properti, infrastruktur, dll) tersebut.  

Sebagaimana dipaparkan dalam laporan keuangan resmi,  PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penurunan laba bersih pada semester I 2016 sebesar 12 % dari Rp 8 triliun menjadi Rp 7,1 triliun. Penurunan ini utamanya dipicu pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat. 
"Laba bersih grup Astra selama semester pertama menurun. Tantangan pada semester pertama tahun ini berasal dari pelemahan harga komoditas dan permintaan terhadap alat berat," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya.

Menurut penjelasan Prijono, selain pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan a…

Pertumbuhan Kinerja Telkom Terjaga, Bisnis Digital Jadi Backbone Pertumbuhan Baru

Berdasarkan laporan keuangan Semester I 2016, PT Telkom Indonesia (Persero)Tbk (Telkom) tetap menunjukkan kinerja yang memuaskan dengan membukukan pertumbuhan triple double digit growth pada Pendapatan, EBITDA dan Laba Bersih sebesar 15,6%, 22,8% dan 33,3%.


Telkom pada periode 6 bulan pertama 2016 ini membukukan pendapatan sebesar Rp 56,45 triliun, tumbuh 15,6% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 48,84 triliun. Telkom mencatatkankan EBITDA Rp 28,80 triliun tumbuh 22,8% dari tahun lalu yang sebesar Rp 23,46 triliun serta laba bersih sebesar Rp9,93 triliun atau tumbuh 33,3% dari tahun lalu yang sebesar Rp 7,45 triliun.


Menurut Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen, bisnis Data, Internet dan IT Services menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan Perseroan. “Bisnis Data, Internet & IT Service tumbuh 50,7% dengan kontribusi sebesarRp22,64 triliun atau 40,1% dari keseluruhan pendapatan Perseroan” ujar Harry.


“Pertumbuhan pada pendapatan Data, Internet dan IT Services…

Kinerja Laba Jababeka Naik 30%, Agresif Kembangkan Kendal dan Morotai

Gambar
Laba PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) sepanjang semester I/2016 naik 30,41% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sesuai laporan keuangan semester I/2016 yang sudah dipublikasikan (9/8/2016), perseroan mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 325,78 miliar atau naik 30,41% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp249,81 miliar.


Peningkatan laba Jababeka didorong oleh sejumlah beban perseroan yang bisa ditekan. Sepanjang semester I/2016, perseroan mencatat penjualan dan pendapatan jasa senilai Rp 1,36 triliun. Pencapaian tersebut turun 7,48% dari periode yang sama 2015 senilai Rp1,47 triliun.

Namun demikian, perseroan cukup smart dan berhasil dapat menekan sejumlah beban biaya. Mulai dari beban keuangan yang turun 56,98% menjadi Rp169,59 miliar dari Rp394,22 miliar pada semester I/2015. Kemudian, beban pajak final juga turun menjadi Rp10,60 miliar dari Rp28,38 miliar.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) terus ak…

Kinerja Telkom Semester I 2016, Laba Tumbuh 33%, Divisi Bisnis Digital Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru

Berdasarkan laporan keuangan Semester I 2016, PT Telkom Indonesia (Persero)Tbk (Telkom) tetap menunjukkan kinerja yang memuaskan dengan membukukan pertumbuhan triple double digit growth pada Pendapatan, EBITDA dan Laba Bersih sebesar 15,6%, 22,8% dan 33,3%.



Telkom pada periode 6 bulan pertama 2016 ini membukukan pendapatan sebesar Rp 56,45 triliun, tumbuh 15,6% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 48,84 triliun. Telkom mencatatkankan EBITDA Rp 28,80 triliun tumbuh 22,8% dari tahun lalu yang sebesar Rp 23,46 triliun serta laba bersih sebesar Rp9,93 triliun atau tumbuh 33,3% dari tahun lalu yang sebesar Rp 7,45 triliun.


Menurut Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen, bisnis Data, Internet dan IT Services menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan Perseroan. “Bisnis Data, Internet & IT Service tumbuh 50,7% dengan kontribusi sebesarRp22,64 triliun atau 40,1% dari keseluruhan pendapatan Perseroan” ujar Harry.


“Pertumbuhan pada pendapatan Data, Internet dan IT Services…

Kinerja Astra Group Semester I 2016, Turun 12% Laba Bersih

Gambar
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penurunan laba bersih pada semester I 2016 sebesar 12 % dari Rp 8 triliun menjadi Rp 7,1 triliun. Penurunan ini utamanya dipicu pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat.



"Laba bersih grup Astra selama semester pertama menurun. Tantangan pada semester pertama tahun ini berasal dari pelemahan harga komoditas dan permintaan terhadap alat berat," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya.


Menurut penjelasan Prijono, selain pelemahan harga komoditas dan penurunan permintaan alat berat, penurunan volume bisnis kontraktor pertambangan dan peningkatan kredit bermasalah di Permata Bank masih akan dirasakan hingga akhir tahun. "Walaupun demikian, kami berharap kinerja dari bisnis pembiayaan konsumen dan otomotif masih solid," jelas Prijono. 


Penurunan laba bersih perseroan diiringi dengan penurunan pendapatan bersih konsolidasi Astra pada sebesar 5 % menjadi Rp 88,2 triliun pad…

Gaya Edo Bawono Besarkan Bisnis Keluarga Di Bidang Packaging

Kecintaan Edo Bawono pada  dunia tenis tak mengurangi rasa bhaktinya kepada orang tua. Tak heran, meski sudah nyaman 10 tahun bekerja  dan menyalurkan kecintaannya pada dunia tenis di Amerika, toh sejak Desember 2010 lalu ia pulang ke Indonesia, bergabung dan meneruskan bisnis keluarga. Edo, kelahiran 24 Desember 1977, merupakan generasi kedua pemilik perusahaan kemasan PT Multi Saka Abadi. Sejak empat tahun lalu, anak sulung dari tiga bersaudara ini bekerja keras mengembangkan usaha keluarganya dan kini sudah dipercaya sebagai managing director.

Sebenarnya 10 tahun masa kerja Edo di Amerika berlangsung cukup nyaman. Di Negeri Paman Sam itu Edo sempat bekerja di perusahaan manufacturing,  Crown Cork & Seal, selama 5 tahun. Lalu pindah ke Saint-Gobain (2 tahun), dan terakhir pindah ke sebuah perusahaan manufacturing di Philadelphia. Setelah menjabat Senior Financial Analyst, ia merasa sudah waktunya  pulang ke Indonesia, membantu bisnis orang tua. "Kebetulan ayah memanggil sa…