Sabtu, 03 September 2016

5 Cara Meningkatkan Profit Bisnis


Bapak/Ibu mungkin sudah sering mengikuti berbagai seminar dan  workshop tentang bagaimana meningkatkan keuntungan atau level profitabilitas perusahaan. Anda mungkin juga sering membaca buku bagaimana cara meningkatkan profit. Pendapat yang muncul tentu amat beragam.

Namun setidaknya, ada lima cara untuk meningkatkan profit dan semua pebisnis perlu menjalankannya. Ini check point yang perlu dilakukan untuk meningkatkan profit.

1. Dengan cara menaikkan harga produk atau jasa

Dengan cara menaikkan harga, tentu selisih dengan cost menjadi lebih besar. Artinya profit juga naik. Tapi harus perhatikan daya saing anda bila menaikan harga, jangan sampai pelanggan anda lari gara-gara harga naik.

2. Tekan dan kurangi biaya-biaya yang bisa dipangkas, khususnya biaya2 yang besar, tanpa mengurangi kualitas dan kelancaran organisasi perusahaan

3. Perbaikilah hal-hal atau unit-unt dalam perusahaan anda yang underperformer. Misalnya karyawan yang produktifitasnya rendah, dll. Kalau perlu CEO anda perlu diganti kalau juga underperformer. Silahkan cek satu per satu bagian dalam perusahaan Anda yang kurang OK, dan dorong agar semua berkinerja bagus dan punya produktifitas tinggi.

4. Naikkan volume produksi atau jumlah penjualan anda. Walau margin tipis, kalau volume besar, tentu kumulatif profit akan besar

5. Menurunkan biaya overhead perusahaan

Biaya-biaya overhead perusahaan perlu dicek dan ditekan agar bisa menurunkan jumlah biaya total.


Masing-masing cara itu punya sensifitas dan dampak tersendiri. Seberapa efektif masing-masing cara itu tergantung konteks bisnis di perusahaaan itu. Soal meningkatkan harga misalnya, ada yang bilang paling efektif untuk meningkatkan keuntungan.

Tapi anda harus melihat tingkat sensitifitas permintaan: jika bisnis Anda punya kurva permintaan yang sangat harga sensitif (misalnya, jika ada kenaikan harga sebesar 10%, tapi akan kehilangan lebih dari 25% dari pelanggan)m, berarti pemasukkan justru lebih sedikit, tidak lebih baik. Sebab itu juga harus menimbang sebebera unik produk anda dan bagaimana ketergantungan pelanggan pada produk anda.