Selasa, 27 September 2016

Pengalaman dan Kesan Saya Menginap Mercure Bandung Setiabudi



Tiga bulan lalu saya menghadiri undangan untuk kegiatan bisnis di Mercure Bandung Setiabudi. Setelah selesai acara, biasa, kami serombongan lalu jalan-jalan ke Bandung. Mulai dari ngeleyur ke Ciwalk hingga belanja di Kartika Sari - Dago. Tentu termasuk menelusuri sepanjang jalan Riau yang penuh FO itu. Malamnya, saya menginap di Hotel Mercure Bandung Setiabudi ini.

Saya sangat nyaman menginap di hotel yang terletak di tengah kota Bandung ini, Jl Setiabudi. Hotelnnya sangat bersih dan sesuai dengan kelasnya.  Bahkan terasa hote bintang 5. Ini memang hotel bintang 4 dan masih baru. Kata teman-teman, hotel ini hampir selalu full booked. Waktu kawan saya yang bertugas booking juga kasih tahu, ia bisa pesan kamar karena ada kawan yang bisa membantu. Ini memang cukup primadona.

Ada beberapa hal yang mengesankan saya ketika menginap di hotel ini. Pertama, pemandangan dari dalam kamar. Ketika pagi, dari jendela saya bisa melihat Bandung Selatan (orang Bandung menyebutnya Bandung Bawah) yang posisinya dibawah, dengan pemandangan yang luar biasa. Panomara pagi benar-benar aduhai karena kita bisa melihat dalam spektrum yang jauuh.

Masih dari jendela sebelah, saya juga bisa melihat arah sebaliknya, arah Lembang. Pemandangannya juga ok. Lalu, karena saya menginap di lantai 8, saya bisa lihat pemandangan bawah, melihat kolam renang dan juga pemandangan sekitar hotel, sembari ditemani angin pagi yang sepoi-sepoi.

Salah satu pengalaman menarik, kami tidur tidak pakai AC pun sudah sangat dingin dengan pintu cendela sedikit dibuka. Udaranya memang kondusif, dekat dengan Lembang yang sejuk dan dingin.
 
Hotel yang relatif baru ini memang banyak diminati oleh pengunjung yang melancong ke Bandung. Lokasinya sekitar 7 km dari pintu tol Pasteur atau sekitar 25 menit dari Bandara Husein Sastranegara. Dekat dengan tempat wisata Gunung Tangkuban Parahu, Floating Market Lembang, Pemandian Air Panas Ciater, Kampung Gajah, Dago Pakar, pusat perbelanjaan FO di Setiabudi dan mall PVJ di Jalan Setiabudi.


Bagi yang suka berenang atau berendam, hotel ini dilengkapi juga dengan fasilitas kolam renang olympic size yang eksklusif. Lokasi kolam renang persis di samping resto untuk breakfast. Jadi kita bisa makan pagi sembari melihat anak-anak berenang bila sedang berlibur bawa anak-anak. Kolam renang cukup besar, olimpic size. Dan kolam renang ini memang salah satu keunggulan hotel ini. Selain posisinya yang strategis, udara sejuk dan hotelnya masih baru.

Selain kolam renang, juga ada fitnes center, spa, kids club dan 6 ruang pertemuan berbagai ukuran untuk keperluan bisnis. Serta Grand Ballroom yang dapat menampung hingga 1.700 orang untuk berbagai acara. Hotel ini memiliki 205 kamar dirancang dengan konsep modern minimalis. Rincinya, terdapat 63 kamar superior, 73 kamar deluxe, 8 kamar pool access, 6 privilage rooms dan 5 junior suite. Kalau kita menginap disana, setiap kamar dilengkapi dengan amenities kamar terbaik, saluran 24 jam tv satelit, Wi-Fi gratis, brankas dan mini bar. Bahkan untuk previlage disediakan mesin pembuat esspreso sendiri.

Mercure Bandung Setiabudi ini dikelola oleh Accor Hotel Group, jaringan hotel internasional yang di Bandung juga mengelola Novotel Bandung, ibis Styles Braga dan ibis Trans Studio Bandung. Sama halnya dengan hotel Mercure lainnya yang selalu memiliki keunikan, di Mercure Bandung Setiabudi ini, pengunjung diajak dekat dengan alam maupun budaya tatar Parahyangan. Mercure Setiabudi Bandung memiliki karakteristik yang sesuai dengan budaya sekitarnya, kental dengan sentuhan tradisional Jawa Barat yang diantaranya ditonjolkan di kamar-kamar.

Ornamen khas Bandung yang dipasang  di setiap kamar. Pada bagian headboardnya dipasang gambar khas Bandung, seperti Gedung Sate, Stasiun Bandung, Gedung Merdeka, Gunung Tangkuban Parahu dan Teropong Bosscha. Headboardnya berbeda di setiap lantai. Sebuah diorama cerita Sangkuriang pun terpasang di bagian depan hotel sebelum memasuki lobi. Tak hanya itu, yang unik di Mercure Bandung Setiabudi ini, mini bar di setiap kamar tak hanya menyajikan teh dan kopi semata, namun disediakan pula sejumlah minuman dan makanan khas. Juga disediakan bandrek, bajigur, keripik pedas, dan basreng.


Pengalaman dan Kesan Saya Bermalam di Mercure Bandung Setiabudi



Tiga bulan lalu saya menghadiri undangan untuk kegiatan bisnis di Mercure Bandung Setiabudi. Setelah selesai acara, biasa, kami serombongan lalu jalan-jalan ke Bandung. Mulai dari ngeleyur ke Ciwalk hingga belanja di Kartika Sari - Dago. Tentu termasuk menelusuri sepanjang jalan Riau yang penuh FO itu. Malamnya, saya menginap di Hotel Mercure Bandung Setiabudi ini.

Saya sangat nyaman menginap di hotel yang terletak di tengah kota Bandung ini, Jl Setiabudi. Hotelnnya sangat bersih dan sepadan dengan kelasnya. Bahkan mirip bintang 5.  Ini memang hotel bintang 4 dan masih baru. Kata teman-teman, hotel ini hampir selalu full booked. Waktu kawan saya yang bertugas booking juga kasih tahu, ia bisa pesan kamar karena ada kawan yang bisa membantu. Ini memang cukup primadona.

Ada beberapa hal yang mengesankan saya ketika menginap di hotel ini. Pertama, pemandangan dari dalam kamar. Ketika pagi, dari jendela saya bisa melihat Bandung Selatan (orang Bandung menyebutnya Bandung Bawah) yang posisinya dibawah, dengan pemandangan yang luar biasa. Panomara pagi benar-benar aduhai karena kita bisa melihat dalam spektrum yang jauuh.

Masih dari jendela sebelah, saya juga bisa melihat arah sebaliknya, arah Lembang. Pemandangannya juga ok. Lalu, karena saya menginap di lantai 8, saya bisa lihat pemandangan bawah, melihat kolam renang dan juga pemandangan sekitar hotel, sembari ditemani angin pagi yang sepoi-sepoi.

Salah satu pengalaman menarik, kami tidur tidak pakai AC pun sudah sangat dingin dengan pintu cendela sedikit dibuka. Udaranya memang kondusif, dekat dengan Lembang yang sejuk dan dingin.
 
Hotel yang relatif baru ini memang banyak diminati oleh pengunjung yang melancong ke Bandung. Lokasinya sekitar 7 km dari pintu tol Pasteur atau sekitar 25 menit dari Bandara Husein Sastranegara. Dekat dengan tempat wisata Gunung Tangkuban Parahu, Floating Market Lembang, Pemandian Air Panas Ciater, Kampung Gajah, Dago Pakar, pusat perbelanjaan FO di Setiabudi dan mall PVJ di Jalan Setiabudi.


Bagi yang suka berenang atau berendam, hotel ini dilengkapi juga dengan fasilitas kolam renang olympic size yang eksklusif. Lokasi kolam renang persis di samping resto untuk breakfast. Jadi kita bisa makan pagi sembari melihat anak-anak berenang bila sedang berlibur bawa anak-anak. Kolam renang cukup besar, olimpic size. Dan kolam renang ini memang salah satu keunggulan hotel ini. Selain posisinya yang strategis, udara sejuk dan hotelnya masih baru.

Selain kolam renang, juga ada fitnes center, spa, kids club dan 6 ruang pertemuan berbagai ukuran untuk keperluan bisnis. Serta Grand Ballroom yang dapat menampung hingga 1.700 orang untuk berbagai acara. Hotel ini memiliki 205 kamar dirancang dengan konsep modern minimalis. Rincinya, terdapat 63 kamar superior, 73 kamar deluxe, 8 kamar pool access, 6 privilage rooms dan 5 junior suite. Kalau kita menginap disana, setiap kamar dilengkapi dengan amenities kamar terbaik, saluran 24 jam tv satelit, Wi-Fi gratis, brankas dan mini bar. Bahkan untuk previlage disediakan mesin pembuat esspreso sendiri.

Mercure Bandung Setiabudi ini dikelola oleh Accor Hotel Group, jaringan hotel internasional yang di Bandung juga mengelola Novotel Bandung, ibis Styles Braga dan ibis Trans Studio Bandung. Sama halnya dengan hotel Mercure lainnya yang selalu memiliki keunikan, di Mercure Bandung Setiabudi ini, pengunjung diajak dekat dengan alam maupun budaya tatar Parahyangan. Mercure Setiabudi Bandung memiliki karakteristik yang sesuai dengan budaya sekitarnya, kental dengan sentuhan tradisional Jawa Barat yang diantaranya ditonjolkan di kamar-kamar.

Ornamen khas Bandung yang dipasang  di setiap kamar. Pada bagian headboardnya dipasang gambar khas Bandung, seperti Gedung Sate, Stasiun Bandung, Gedung Merdeka, Gunung Tangkuban Parahu dan Teropong Bosscha. Headboardnya berbeda di setiap lantai. Sebuah diorama cerita Sangkuriang pun terpasang di bagian depan hotel sebelum memasuki lobi. Tak hanya itu, yang unik di Mercure Bandung Setiabudi ini, mini bar di setiap kamar tak hanya menyajikan teh dan kopi semata, namun disediakan pula sejumlah minuman dan makanan khas. Juga disediakan bandrek, bajigur, keripik pedas, dan basreng.


Pengalaman dan Kesan Saya Bermalam di Mercure Bandung Setiabudi



Tiga bulan lalu saya menghadiri undangan untuk kegiatan bisnis di Mercure Bandung Setiabudi. Setelah selesai acara, biasa, kami serombongan lalu jalan-jalan ke Bandung. Mulai dari ngeleyur ke Ciwalk hingga belanja di Kartika Sari - Dago. Tentu termasuk menelusuri sepanjang jalan Riau yang penuh FO itu. Malamnya, saya menginap di Hotel Mercure Bandung Setiabudi ini.

Saya sangat nyaman menginap di hotel yang terletak di tengah kota Bandung ini, Jl Setiabudi. Hotelnnya sangat bersih dan sesuai dengan kelasnya.  Bahkan terasa hote bintang 5. Ini memang hotel bintang 4 dan masih baru. Kata teman-teman, hotel ini hampir selalu full booked. Waktu kawan saya yang bertugas booking juga kasih tahu, ia bisa pesan kamar karena ada kawan yang bisa membantu. Ini memang cukup primadona.

Ada beberapa hal yang mengesankan saya ketika menginap di hotel ini. Pertama, pemandangan dari dalam kamar. Ketika pagi, dari jendela saya bisa melihat Bandung Selatan (orang Bandung menyebutnya Bandung Bawah) yang posisinya dibawah, dengan pemandangan yang luar biasa. Panomara pagi benar-benar aduhai karena kita bisa melihat dalam spektrum yang jauuh.

Masih dari jendela sebelah, saya juga bisa melihat arah sebaliknya, arah Lembang. Pemandangannya juga ok. Lalu, karena saya menginap di lantai 8, saya bisa lihat pemandangan bawah, melihat kolam renang dan juga pemandangan sekitar hotel, sembari ditemani angin pagi yang sepoi-sepoi.

Salah satu pengalaman menarik, kami tidur tidak pakai AC pun sudah sangat dingin dengan pintu cendela sedikit dibuka. Udaranya memang kondusif, dekat dengan Lembang yang sejuk dan dingin.
 
Hotel yang relatif baru ini memang banyak diminati oleh pengunjung yang melancong ke Bandung. Lokasinya sekitar 7 km dari pintu tol Pasteur atau sekitar 25 menit dari Bandara Husein Sastranegara. Dekat dengan tempat wisata Gunung Tangkuban Parahu, Floating Market Lembang, Pemandian Air Panas Ciater, Kampung Gajah, Dago Pakar, pusat perbelanjaan FO di Setiabudi dan mall PVJ di Jalan Setiabudi.


Bagi yang suka berenang atau berendam, hotel ini dilengkapi juga dengan fasilitas kolam renang olympic size yang eksklusif. Lokasi kolam renang persis di samping resto untuk breakfast. Jadi kita bisa makan pagi sembari melihat anak-anak berenang bila sedang berlibur bawa anak-anak. Kolam renang cukup besar, olimpic size. Dan kolam renang ini memang salah satu keunggulan hotel ini. Selain posisinya yang strategis, udara sejuk dan hotelnya masih baru.

Selain kolam renang, juga ada fitnes center, spa, kids club dan 6 ruang pertemuan berbagai ukuran untuk keperluan bisnis. Serta Grand Ballroom yang dapat menampung hingga 1.700 orang untuk berbagai acara. Hotel ini memiliki 205 kamar dirancang dengan konsep modern minimalis. Rincinya, terdapat 63 kamar superior, 73 kamar deluxe, 8 kamar pool access, 6 privilage rooms dan 5 junior suite. Kalau kita menginap disana, setiap kamar dilengkapi dengan amenities kamar terbaik, saluran 24 jam tv satelit, Wi-Fi gratis, brankas dan mini bar. Bahkan untuk previlage disediakan mesin pembuat esspreso sendiri.

Mercure Bandung Setiabudi ini dikelola oleh Accor Hotel Group, jaringan hotel internasional yang di Bandung juga mengelola Novotel Bandung, ibis Styles Braga dan ibis Trans Studio Bandung. Sama halnya dengan hotel Mercure lainnya yang selalu memiliki keunikan, di Mercure Bandung Setiabudi ini, pengunjung diajak dekat dengan alam maupun budaya tatar Parahyangan. Mercure Setiabudi Bandung memiliki karakteristik yang sesuai dengan budaya sekitarnya, kental dengan sentuhan tradisional Jawa Barat yang diantaranya ditonjolkan di kamar-kamar.

Ornamen khas Bandung yang dipasang  di setiap kamar. Pada bagian headboardnya dipasang gambar khas Bandung, seperti Gedung Sate, Stasiun Bandung, Gedung Merdeka, Gunung Tangkuban Parahu dan Teropong Bosscha. Headboardnya berbeda di setiap lantai. Sebuah diorama cerita Sangkuriang pun terpasang di bagian depan hotel sebelum memasuki lobi. Tak hanya itu, yang unik di Mercure Bandung Setiabudi ini, mini bar di setiap kamar tak hanya menyajikan teh dan kopi semata, namun disediakan pula sejumlah minuman dan makanan khas. Juga disediakan bandrek, bajigur, keripik pedas, dan basreng.